4 Bulan Menganggur dari Timnas Indonesia, Alex Pastoor Isyaratkan Siap Kembali ke AZ Alkmaar

Setelah berpisah dari Timnas Indonesia dan menjalani empat bulan tanpa klub, Alex Pastoor menyatakan kesiapan kembali menukangi AZ Alkmaar jika mendapat kepercayaan untuk musim depan

4 Bulan Menganggur dari Timnas Indonesia, Alex Pastoor Isyaratkan Siap Kembali ke AZ Alkmaar
4 Bulan Menganggur dari Timnas Indonesia, Alex Pastoor Isyaratkan Siap Kembali ke AZ Alkmaar

SportsBook.co.id, Jakarta – Setelah tidak lagi menjadi bagian dari jajaran pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor kini membuka peluang untuk kembali berkarier di klub lamanya, AZ Alkmaar. Pelatih asal Belanda itu mengaku tidak akan menutup pintu jika kesempatan tersebut benar-benar datang.

Sudah sekitar empat bulan Pastoor tidak memiliki jabatan resmi di dunia kepelatihan, sejak berakhirnya kiprahnya bersama Timnas Indonesia pada Oktober 2025. Kini, ia lebih sering tampil sebagai analis pertandingan di layar kaca, namun keinginannya untuk kembali ke lapangan hijau sebagai pelatih tampaknya masih sangat besar.

Perjalanan Singkat Bersama Timnas Indonesia

Nama Alex Pastoor sempat menjadi bagian dari proyek besar Timnas Indonesia saat mendampingi Patrick Kluivert dalam misi menembus Piala Dunia 2026. Ia bergabung sebagai asisten pelatih dengan harapan bisa membantu meningkatkan kualitas permainan skuad Garuda di level internasional.

Namun, perjalanan tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Kebersamaan Pastoor dengan tim Merah Putih hanya berlangsung sekitar 10 bulan. Kegagalan Indonesia melangkah lebih jauh di babak kualifikasi menjadi titik akhir dari kerja samanya.

Langkah Indonesia terhenti di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah mengalami kekalahan penting dari Arab Saudi dan Irak. Hasil tersebut membuat impian tampil di putaran final pupus, dan jajaran pelatih pun mengalami evaluasi besar-besaran. Pastoor termasuk salah satu sosok yang harus mengakhiri tugasnya lebih cepat.

Empat Bulan Tanpa Klub

Sejak berpisah dari Timnas Indonesia pada pertengahan Oktober 2025, Pastoor belum kembali menangani tim mana pun. Situasi ini menjadi periode jeda yang cukup panjang bagi pelatih berusia 59 tahun tersebut.

Terakhir kali ia aktif sebagai pelatih kepala di level klub adalah saat membesut Almere City FC pada 2024. Setelah itu, ia menerima tantangan baru di level tim nasional bersama Indonesia.

Kini, aktivitasnya lebih banyak dihabiskan sebagai analis pertandingan di Ziggo Sport. Dalam beberapa kesempatan, ia memberikan pandangan taktis dan evaluasi performa tim-tim Eredivisie maupun kompetisi Eropa. Meski demikian, perannya sebagai komentator tidak serta-merta menghapus hasratnya untuk kembali memimpin tim dari pinggir lapangan.

Sinyal Terbuka untuk AZ Alkmaar

Nama AZ Alkmaar kembali dikaitkan dengan Pastoor menyusul kabar bahwa klub tersebut berpotensi melakukan perubahan di kursi pelatih musim depan. Dalam sebuah siaran langsung Ziggo Sport, saat dirinya tengah menganalisis pertandingan AZ kontra Noah FC di ajang Conference League, Pastoor mendapat pertanyaan terkait kemungkinan dirinya menangani klub tersebut.

Ia dengan tegas menyatakan belum ada komunikasi resmi dari pihak manajemen AZ. Namun, ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak akan menolak jika tawaran itu benar-benar datang.

“Saya belum dihubungi. Tentu saja saya tidak akan menolak, ini klub saya,” ungkap Pastoor dalam wawancara yang kemudian dikutip sejumlah media Eropa.

Pernyataan itu memperlihatkan kedekatan emosional Pastoor dengan AZ. Ia tidak hanya melihat klub tersebut sebagai peluang kerja, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan karier dan kehidupannya.

Kenangan Lama di Alkmaar

Hubungan Pastoor dengan AZ Alkmaar bukan hal baru. Ia pernah menjadi bagian dari staf pelatih klub tersebut pada 2014. Awalnya bertugas sebagai asisten, Pastoor kemudian dipercaya menjadi pelatih sementara pada periode Juli hingga Agustus 2014.

Masa jabatannya memang sangat singkat, hanya sekitar satu bulan. Dalam periode tersebut, ia memimpin dua pertandingan resmi. AZ menelan kekalahan 0-1 dari Heerenveen sebelum bangkit dengan kemenangan 3-1 atas FC Dordrecht.

Setelah masa tugas interim berakhir, Pastoor melanjutkan kariernya sebagai pelatih kepala Sparta Rotterdam pada awal 2015. Meski singkat, pengalamannya di AZ meninggalkan kesan mendalam.

Ia bahkan menyebut dirinya sebagai pendukung AZ sejak kecil. Kedekatan emosional itu menjadi salah satu alasan mengapa ia merasa nyaman jika suatu hari kembali ke Alkmaar dalam kapasitas yang lebih permanen.

Profesionalisme dan Keyakinan Diri

Dalam pernyataannya, Pastoor menegaskan bahwa dirinya tetap mengedepankan profesionalisme. Ia menyadari bahwa dunia sepak bola penuh dinamika dan keputusan tidak selalu berpihak pada semua orang.

Menurutnya, jika sebuah situasi terasa tidak adil, ia siap menghadapi konsekuensinya. Namun, ia juga yakin bahwa pengalamannya selama bertahun-tahun di dunia kepelatihan membuatnya mampu mengelola tekanan.

Pastoor merasa memiliki hubungan baik dengan orang-orang yang berada di balik manajemen AZ. Ia percaya bahwa jika klub benar-benar membutuhkan jasanya, mereka tahu bagaimana cara menghubunginya.

Kepercayaan diri itu didasarkan pada rekam jejaknya di sepak bola Belanda, baik sebagai asisten maupun pelatih kepala. Dengan pengalaman panjang serta pemahaman mendalam tentang kultur sepak bola Belanda, Pastoor menilai dirinya cukup layak dipertimbangkan.

Peluang dan Tantangan ke Depan

Jika AZ Alkmaar benar-benar membuka pintu untuk Pastoor, maka itu akan menjadi babak baru dalam kariernya setelah episode bersama Timnas Indonesia. Tantangan di Eredivisie tentu berbeda dengan kompetisi internasional yang ia jalani bersama skuad Garuda.

AZ dikenal sebagai klub yang konsisten mengembangkan pemain muda dan bersaing di papan atas liga Belanda. Pelatih yang datang dituntut mampu menjaga stabilitas performa sekaligus menghadirkan identitas permainan yang jelas.

Bagi Pastoor, kesempatan tersebut bisa menjadi momentum pembuktian. Setelah kegagalan di level tim nasional, kembali ke klub yang memiliki ikatan emosional mungkin menjadi jalan ideal untuk membangun kembali reputasinya.

Untuk saat ini, semua masih sebatas kemungkinan. Namun satu hal yang pasti, Alex Pastoor tidak menutup pintu untuk kembali ke AZ Alkmaar. Ia menunggu dengan kesiapan penuh, berharap telepon dari Alkmaar benar-benar berdering dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *