SportsBook.co.id, Medan – Minnesota Timberwolves sukses menghentikan laju kemenangan Miami Heat yang sebelumnya mencatat empat kemenangan beruntun. Bermain di Kaseya Center pada Sabtu malam (3/1) waktu setempat, Timberwolves keluar sebagai pemenang dengan skor 125-115.
Memasuki kuarter keempat, Minnesota hanya unggul tipis 90-86. Namun, momentum berubah drastis ketika Timberwolves meledak dengan torehan 19-4 poin dalam empat menit pertama lebih sedikit. Ledakan tersebut membuat Heat kesulitan mengejar hingga akhir laga.
Anthony Edwards menjadi aktor utama kemenangan tim tamu. Guard andalan Timberwolves itu tampil agresif sejak awal dan mencetak 20 poin di paruh pertama melalui 6 dari 10 tembakan, ditambah delapan poin dari lemparan bebas. Upaya Miami melakukan penjagaan ganda justru berujung pada banyak pelanggaran karena Edwards piawai memanfaatkan kontak.
Edwards menutup pertandingan dengan total 33 poin dari 10/19 tembakan, disertai lima assist dalam 37 menit bermain. Hasil ini mengangkat rekor Timberwolves menjadi 22-13, termasuk catatan positif 4-1 dalam lima pertemuan terakhir melawan Miami Heat.
Kontribusi besar juga datang dari Julius Randle yang membukukan double-double 23 poin dan 10 rebound, serta Naz Reid yang menambahkan 29 poin. Ketiganya tampil dominan dan mampu mengungguli lini big man Heat yang dihuni Bam Adebayo dan Kel’el Ware.
Miami sempat memberikan perlawanan di menit-menit akhir. Para pemain cadangan Heat mencetak delapan poin tanpa balas untuk memangkas jarak menjadi 10 poin dengan kurang dari empat menit tersisa. Namun, upaya tersebut terhenti setelah Edwards kembali mencetak angka penutup yang memastikan kemenangan Minnesota.
Secara umum, kondisi skuad Heat relatif baik meski tidak tampil dengan kekuatan penuh. Tyler Herro dan Pelle Larsson masih harus menepi akibat cedera kaki. Situasi semakin sulit ketika Jaime Jaquez Jr mengalami cedera pergelangan kaki pada kuarter kedua dan tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Norman Powell sempat meninggalkan lapangan lebih awal karena keluhan pada kaki kanan, tetapi akhirnya kembali bermain. Absennya beberapa pemain kunci tersebut cukup memengaruhi rotasi dan performa Miami di paruh kedua pertandingan.












