SportsBook.co.id, Jakarta – Proses drawing Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di John F. Kennedy Center, Washington D.C, pada Jumat (5/12/2025) waktu setempat. Meski belum semua peserta diketahui, gambaran soal potensi grup “enteng” mulai bisa dipetakan.
Sampai awal Desember, sebanyak 42 negara telah memastikan diri tampil di putaran final. Enam tiket tersisa akan diperebutkan melalui babak play-off antarbenua yang digelar pada Maret 2026.
Walau komposisi peserta belum lengkap, susunan pot undian berdasarkan ranking FIFA sudah cukup memberi petunjuk mengenai kemungkinan pertemuan antarnegara di fase grup.
Dengan melihat pembagian pot dan peringkat dunia, publik dapat memperkirakan skenario grup yang berpeluang memiliki tingkat persaingan lebih ringan dibandingkan grup lainnya.
Keuntungan Status Tuan Rumah
Tiga negara tuan rumah otomatis menempati Pot 1. Situasi ini membuka peluang terbentuknya grup yang relatif lebih mudah, terutama karena Kanada menjadi tim dengan peringkat FIFA terendah di antara para penyelenggara.
Saat ini, Kanada berada di posisi ke-27 dunia. Sementara itu, Amerika Serikat menempati peringkat 14 dan Meksiko berada satu tingkat di bawahnya, yakni peringkat 15.
Peluang Lahirnya Grup Persaingan Ringan
Skenario grup dengan tingkat kesulitan lebih rendah dapat terjadi jika Kanada menempati Grup B sebagai wakil Pot 1. Peluang tersebut makin besar bila negara-negara dengan peringkat terendah dari pot lain tergabung dalam grup yang sama.
Dari Pot 2, Australia tercatat sebagai tim dengan ranking paling rendah, yakni peringkat ke-26 dunia. Lalu di Pot 3, Afrika Selatan menjadi negara dengan posisi FIFA terendah, berada di urutan ke-61.
Situasi semakin menarik di Pot 4. Dua calon peserta dari jalur play-off memiliki peringkat dunia cukup jauh di bawah rata-rata. Suriname berada di peringkat 123, sementara Kaledonia Baru menempati posisi 149—bahkan di bawah ranking Indonesia yang kini ada di urutan 122.
Kaledonia Baru harus lebih dulu menghadapi Jamaika di semifinal Path 1, lalu berpotensi bertemu Republik Demokratik Kongo. Di sisi lain, Suriname wajib melewati Bolivia sebelum berhadapan dengan Irak pada Path 2. Meski peluang mereka tidak besar, kemungkinan lolos tetap terbuka dan patut diperhitungkan dalam simulasi undian.
Simulasi Grup Berdasarkan Peringkat Terendah
Jika komposisi grup dibentuk murni dari negara berperingkat terendah di tiap pot, satu grup berpotensi diisi oleh Kanada, Australia, Afrika Selatan, serta pemenang play-off seperti Suriname atau Kaledonia Baru.
Susunan tersebut masih sesuai dengan regulasi pembagian konfederasi Piala Dunia 2026, yang membatasi jumlah wakil konfederasi di tiap grup—kecuali untuk negara-negara dari Eropa.
Dalam peta kekuatan, grup semacam ini bisa menjadi jalur yang lebih bersahabat bagi tim unggulan dari Pot 1. Tak heran bila grup tersebut disebut-sebut sebagai “jalur emas” bagi negara besar seperti Argentina yang diperkuat Lionel Messi dalam upaya melaju jauh di Piala Dunia 2026.
Pembagian Pot Drawing Piala Dunia 2026
Pot 1:
- Kanada
- Meksiko
- Amerika Serikat
- Spanyol
- Argentina
- Prancis
- Inggris
- Brasil
- Portugal
- Belanda
- Belgia
- Jerman
Pot 2:
- Kroasia
- Maroko
- Kolombia
- Uruguay
- Swiss
- Jepang
- Senegal
- Iran
- Korea Selatan
- Ekuador
- Austria
- Australia
Pot 3:
- Norwegia
- Panama
- Mesir
- Aljazair
- Skotlandia
- Paraguay
- Tunisia
- Pantai Gading
- Uzbekistan
- Qatar
- Arab Saudi
- Afrika Selatan
Pot 4:
- Yordania
- Tanjung Verde
- Ghana
- Curacao
- Haiti
- Selandia Baru
- Play-off Eropa 1
- Play-off Eropa 2
- Play-off Eropa 3
- Play-off Eropa 4
- Play-off Interkontinental 1
- Play-off Interkontinental 2












