SportsBook.co.id, Jakarta – Basis data statistik Opta merilis proyeksi juara Piala Dunia 2026 melalui simulasi superkomputer. Hasilnya menghadirkan kejutan: Lionel Messi tak dijagokan kembali mengangkat trofi, sementara sorotan justru mengarah ke talenta muda Eropa.
Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat dijadwalkan mulai bergulir pada 11 Juni 2026. Hingga Rabu (3/12/2025), sebanyak 42 negara telah memastikan tiket ke putaran final dari total 48 peserta.
Argentina tetap masuk dalam daftar unggulan berkat statusnya sebagai juara bertahan. Turnamen ini juga diprediksi menjadi panggung terakhir Lionel Messi bersama Timnas Argentina di ajang Piala Dunia.
Megabintang Albiceleste tersebut menyimpan ambisi besar untuk mencetak sejarah dengan meraih gelar juara dunia dua kali beruntun. Namun, peluang itu sangat bergantung pada kondisi fisiknya.
“Bermain di Piala Dunia selalu luar biasa dan tentu saya ingin berada di sana,” ujar Messi.
“Yang terpenting adalah merasa bugar dan bisa memberi kontribusi nyata untuk tim nasional.”
Ia menegaskan akan terus memantau kebugarannya saat memulai pramusim bersama Inter Miami.
“Saya akan melihat kondisi saya dari hari ke hari dan memastikan apakah bisa berada dalam kondisi 100 persen.”
Messi juga menegaskan betapa spesialnya membela Argentina di kompetisi resmi.
“Kami juara di edisi sebelumnya, dan mempertahankan gelar itu di lapangan akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Membela tim nasional selalu menjadi impian,” ucapnya.
“Mudah-mudahan Tuhan memberi saya kesempatan untuk melakukannya sekali lagi.”
Namun demikian, prediksi superkomputer Opta tidak sepenuhnya berpihak pada sang legenda. Argentina hanya diberi peluang juara sebesar 8,7 persen, membuat mereka bukan kandidat teratas.
Spanyol justru muncul sebagai favorit utama dengan probabilitas tertinggi mencapai 17 persen. Penilaian tersebut tidak lepas dari performa impresif La Furia Roja dalam beberapa tahun terakhir.
Keberadaan wonderkid Lamine Yamal menjadi faktor krusial. Bersama pemain muda berbakat itu, Spanyol sukses menjuarai EURO 2024 serta finis sebagai runner-up UEFA Nations League 2024–2025.
Yamal sendiri tengah berada dalam performa menanjak. Pada musim 2025–2026, ia sudah mencatatkan tujuh gol dan sembilan assist dari 14 laga di seluruh kompetisi. Jika konsistensinya terjaga, peluang Spanyol menjadi kampiun dunia terbuka lebar.
Dalam daftar proyeksi superkomputer, Prancis menempati posisi kedua dengan peluang juara 14,1 persen. Disusul Inggris (11,8 persen) dan Jerman (7,1 persen) yang melengkapi lima besar kandidat terkuat.
Berikut 10 negara dengan peluang terbesar menjuarai Piala Dunia 2026 versi superkomputer Opta:
- Spanyol – 17%
- Prancis – 14,1%
- Inggris – 11,8%
- Argentina – 8,7%
- Jerman – 7,1%
- Portugal – 6,6%
- Brasil – 5,6%
- Belanda – 5,2%
- Norwegia – 2,3%
- Kolombia – 2,0%












