SportsBook.co.id, Jakarta – Chelsea memastikan tiket ke putaran keempat Piala FA 2025–2026 setelah menundukkan Charlton Athletic dengan skor telak 5-1. Pertandingan putaran ketiga yang berlangsung di Stadion The Valley pada Minggu (11/1/2026) dini hari WIB itu menjadi panggung dominasi The Blues, dengan Tosin Adarabioyo tampil sebagai figur sentral dan layak menyandang predikat Man of the Match.
Laga ini juga menandai debut resmi Chelsea di era kepelatihan Liam Rosenior. Sejak peluit awal dibunyikan, tim tamu langsung mengambil inisiatif permainan, menguasai penguasaan bola, dan menekan pertahanan Charlton yang lebih banyak bertahan di area sendiri.
Babak Pertama: Dominasi Tanpa Banyak Gol
Chelsea tampil sabar dalam membangun serangan di sepanjang babak pertama. Aliran bola yang rapi dari lini belakang membuat Charlton kesulitan keluar dari tekanan. Meski menciptakan sejumlah peluang, efektivitas penyelesaian akhir membuat keunggulan Chelsea belum terlalu mencolok.
Gol pembuka baru tercipta di penghujung babak pertama. Jorrel Hato memecah kebuntuan pada menit ke-45+5 lewat penyelesaian yang tenang, sekaligus memberi keuntungan psikologis bagi Chelsea sebelum turun minum. Skor 1-0 menutup babak pertama, mencerminkan dominasi permainan meski belum sepenuhnya tercermin di papan skor.
Babak Kedua: Chelsea Menggila
Memasuki paruh kedua, Chelsea menaikkan tempo permainan. Tekanan yang lebih intens langsung membuahkan hasil ketika Tosin Adarabioyo menggandakan keunggulan pada menit ke-50. Bek tengah tersebut mencetak gol melalui sundulan akurat setelah memanfaatkan situasi bola mati, menunjukkan kontribusinya tidak hanya dalam bertahan.
Charlton sempat mencoba bangkit. Gol balasan Miles Leaburn pada menit ke-57 memberi harapan bagi tuan rumah. Namun, respons tersebut tidak berlangsung lama karena Chelsea tetap mampu menjaga kontrol permainan.
Marc Guiu kembali memperlebar jarak pada menit ke-62 setelah memanfaatkan celah di pertahanan Charlton. Gol ini membuat ritme pertandingan kembali sepenuhnya berada dalam kendali Chelsea, yang semakin percaya diri dalam menyerang.
Tekanan berkelanjutan akhirnya berbuah dua gol tambahan di menit-menit akhir laga. Pedro Neto mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+1, sebelum Enzo Fernandez memastikan kemenangan besar Chelsea lewat eksekusi penalti pada menit 90+4. Skor akhir 5-1 menegaskan perbedaan kualitas dan kedalaman skuad kedua tim.
Tosin Adarabioyo, Pilar Kokoh Chelsea
Penampilan Tosin Adarabioyo menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Selain mencetak satu gol penting, bek berusia 28 tahun tersebut tampil sangat solid dalam menjaga lini pertahanan Chelsea. Ia sukses memenangi lima duel udara, melakukan dua tekel krusial, serta menunjukkan ketenangan saat menghalau tekanan lawan.
Akurasi umpan Adarabioyo yang mencapai 97 persen juga menjadi indikator perannya dalam membangun serangan dari belakang. Kombinasi kekuatan fisik, disiplin posisi, dan ketepatan distribusi bola membuat Chelsea tetap stabil meski Charlton berusaha bermain lebih langsung.
Kontribusinya memberikan keseimbangan ideal antara pertahanan dan transisi menyerang, sesuatu yang sangat dibutuhkan Chelsea di bawah sistem permainan baru Rosenior.
Dukungan Performa Kolektif
Selain Adarabioyo, beberapa pemain Chelsea turut menampilkan performa impresif. Jorrel Hato tidak hanya mencetak gol pembuka, tetapi juga tampil disiplin dalam bertahan. Jamie Gittens menjadi ancaman konstan di sisi sayap pada babak pertama, dengan pergerakannya yang agresif kerap memaksa pertahanan Charlton kehilangan organisasi.
Sementara itu, Estevao yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-66 berhasil menjaga intensitas serangan. Kecepatannya merepotkan barisan belakang Charlton dan berkontribusi pada terciptanya penalti di penghujung laga.
Modal Positif Menuju Putaran Berikutnya
Hasil meyakinkan di laga Charlton vs Chelsea ini menjadi sinyal positif bagi perjalanan The Blues di Piala FA musim ini. Konsistensi permainan, efektivitas dalam memanfaatkan peluang, serta kontribusi kolektif dari berbagai lini menunjukkan kesiapan Chelsea untuk melangkah lebih jauh.
Dengan fondasi permainan yang mulai terbentuk di bawah pelatih baru, Chelsea kini memiliki modal kuat untuk menghadapi tantangan di putaran selanjutnya, sementara performa Tosin Adarabioyo menjadi salah satu aspek penting yang patut dipertahankan.












