SportsBook.co.id, Jakarta – Inter Milan kembali menunjukkan mental juara mereka di kompetisi Serie A musim 2025/2026. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Giuseppe Meazza, Nerazzurri sukses menundukkan Lecce dengan skor tipis 1-0 pada laga tunda pekan ke-16, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Gol penentu kemenangan dicetak oleh striker muda berbakat, Francesco Pio Esposito, yang tampil sebagai pembeda di laga penuh ketegangan tersebut.
Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi Inter, terlebih setelah rival terdekat mereka, Napoli, kembali gagal meraih kemenangan dan hanya bermain imbang untuk kali ketiga secara beruntun. Situasi tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh tim asuhan Cristian Chivu untuk memperlebar jarak di puncak klasemen dan semakin menegaskan dominasi mereka dalam perburuan Scudetto musim ini.
Pertandingan Ketat dan Penantian Panjang Gol Penentu
Sejak menit awal, Inter tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun, rapatnya lini pertahanan Lecce membuat peluang bersih sulit tercipta. Tim tamu bermain disiplin, bertahan dengan blok rendah, dan memaksa Inter bersabar dalam membangun serangan.
Pertandingan yang sempat dijadwalkan pada Desember lalu ini berjalan alot dan minim gol. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-78, berawal dari tembakan keras Lautaro Martinez yang berhasil ditepis kiper Lecce, Wladimiro Falcone. Bola muntah kemudian jatuh di kaki Pio Esposito yang dengan sigap menyambar peluang tersebut dan mengirim bola ke dalam gawang.
Gol tersebut sontak membangkitkan sorak sorai seluruh stadion, sekaligus menjadi gol kemenangan yang memastikan tiga poin penting bagi Inter di tengah jadwal padat dan persaingan ketat Serie A.
Momen Emosional dan Perayaan Bersama Bench Inter
Gol tersebut bukan hanya menentukan hasil pertandingan, tetapi juga menjadi momen emosional bagi Pio Esposito. Penyerang muda itu langsung merayakan golnya bersama rekan-rekan setim dan seluruh staf pelatih, termasuk Cristian Chivu yang tampak memeluk sang pemain dengan penuh kebanggaan.
Esposito mengakui bahwa gol ini memiliki arti spesial dalam perjalanan kariernya di Serie A. Ia merasa kerja keras dan kesabaran yang selama ini dijalani akhirnya terbayar lunas.
“Saya sudah lama menantikan gol ini di Serie A. Rasanya sangat membahagiakan karena semua usaha dan pengorbanan akhirnya terbayar. Gol di Liga Champions masih menjadi target berikutnya, tetapi malam ini saya sangat menikmati momen ini,” ujar Esposito kepada DAZN Italia.
Ikatan Kuat antara Esposito dan Cristian Chivu
Perayaan tersebut juga mencerminkan hubungan khusus antara Pio Esposito dan sang pelatih, Cristian Chivu. Keduanya telah lama bekerja sama sejak di level akademi dan tim Primavera Inter, sehingga kedekatan emosional terbangun secara alami.
Esposito menilai Chivu bukan hanya pelatih, tetapi juga sosok pembimbing yang selalu memberinya dukungan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Hubungan ini menjadi fondasi penting dalam proses adaptasi Esposito di tim utama Inter.
“Saya sudah mengenalnya selama bertahun-tahun. Kami seperti tumbuh bersama, dia sebagai pelatih dan saya sebagai pemain muda. Hubungan ini sangat berarti bagi saya dan membuat saya merasa aman serta termotivasi,” ungkap Esposito.
Inter Milan Resmi Sandang Gelar Juara Musim Dingin
Tambahan tiga poin dari laga ini memastikan Inter Milan menutup paruh musim sebagai juara musim dingin Serie A, meski baru memainkan 20 pertandingan. Posisi puncak klasemen yang mereka tempati menjadi bukti konsistensi dan stabilitas performa Nerazzurri sepanjang musim.
Bagi Esposito dan rekan-rekannya, status juara paruh musim bukanlah tujuan akhir. Mereka justru melihatnya sebagai dorongan moral untuk menjaga fokus dan performa hingga akhir kompetisi.
“Status ini sangat memotivasi kami. Kami tidak boleh merasa takut atau puas diri, karena inilah target kami. Setiap pertandingan selalu sulit, seperti yang terlihat malam ini, tetapi kami ingin terus bertahan di puncak dan memberikan yang terbaik sampai akhir musim,” tutup Esposito.
Dengan performa solid, kedalaman skuad yang merata, serta munculnya talenta muda seperti Pio Esposito, Inter Milan kini semakin percaya diri menatap paruh kedua Serie A dan menjaga asa meraih Scudetto musim 2025/2026












