SportsBook.co.id, Jakarta –Jorge Martin membuka musim MotoGP 2026 dengan tekad besar untuk kembali ke level tertinggi setelah melewati tahun yang sangat berat bersama Aprilia. Pembalap asal Spanyol itu ingin menjadikan musim ini sebagai titik kebangkitan setelah hasil buruk yang ia alami sebelumnya.
Pada periode yang sama tahun lalu, Aprilia secara resmi memperkenalkan proyek MotoGP 2025 dengan membawa Martin sebagai juara dunia bertahan, lengkap dengan nomor satu di motornya. Namun, musim tersebut justru berubah menjadi mimpi buruk. Serangkaian empat cedera serius dan empat kali operasi membuat Martin hanya mampu menuntaskan empat balapan dari total 22 seri yang digelar.
Kini, Martin berusaha meninggalkan masa kelam tersebut. Fokus utamanya adalah memulihkan kondisi fisik secara menyeluruh dan kembali tampil kompetitif di papan atas MotoGP.
“Saya merasa cukup baik dan terus bekerja keras untuk kembali ke kondisi fisik terbaik. Saya sangat senang bisa hadir di peluncuran motor Aprilia yang baru,” ujar Martin dalam acara perkenalan tim Aprilia untuk musim 2026.
Ia menegaskan bahwa tim telah banyak belajar dari pengalaman musim lalu, baik dari sisi positif maupun kesalahan yang terjadi. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menatap ke depan dan memanfaatkan peluang untuk kembali bersaing.
“Kami masih perlu memahami apakah motor tahun ini benar-benar lebih baik dibandingkan versi sebelumnya. Namun, peningkatan pasti ada. Ambisi kami jelas, yaitu berjuang di level teratas, meskipun kami belum tahu bagaimana musim ini akan berjalan,” jelasnya.
Martin menambahkan bahwa motor Aprilia menunjukkan perkembangan yang sangat baik di akhir musim lalu, sehingga menjadi fondasi penting untuk memulai musim baru dengan motivasi tinggi.
Masih banyak hal yang perlu dipelajari, terutama dalam proses adaptasinya bersama Aprilia. Ia menekankan pentingnya sesi tes untuk memahami karakter motor secara menyeluruh.
“Saya yakin musim ini bisa berjalan dengan sangat baik. Target utama kami adalah mencoba bersaing dalam perebutan gelar juara dunia,” tegas Martin.
Meskipun secara medis telah dinyatakan pulih dari cedera, Martin mengakui bahwa tubuhnya masih beradaptasi setelah menjalani banyak operasi. Oleh karena itu, setiap lap yang ia jalani saat tes menjadi sangat krusial.
Ia pun mengambil inspirasi dari musim 2023 saat masih membela Pramac Ducati. Kala itu, ia memulai musim dengan kurang meyakinkan, namun mampu bangkit dan bersaing dalam perebutan gelar hingga akhir.
“Saya berharap bisa mengulang skenario seperti itu,” katanya.
Meski enggan memasang target berlebihan, Martin sadar betul alasan Aprilia merekrutnya.
“Saya datang ke sini untuk memenangkan gelar, dan saya akan melakukan segalanya untuk itu. Saya tahu butuh waktu, tetapi begitu saya benar-benar memahami potensi motor ini, saya yakin bisa bersaing untuk kemenangan,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Martin pun menutup dengan nada optimistis, menegaskan kepercayaannya terhadap proyek Aprilia.
“Saya percaya, berdasarkan apa yang kami lihat musim lalu, Aprilia adalah tempat yang tepat untuk bertarung demi kemenangan,” pungkasnya.












