SportsBook.co.id, Jakarta – Juventus bergerak cepat dan terstruktur di bursa transfer Januari demi memperkuat sektor penyerangan. Situasi darurat di lini depan memaksa manajemen Bianconeri mencari solusi instan, menyusul cedera jangka panjang yang menimpa Dusan Vlahovic.
Absennya penyerang utama tersebut membuat Juventus kekurangan sosok target man di kotak penalti. Kondisi ini tak bisa dibiarkan berlarut-larut, terlebih ambisi klub untuk tetap bersaing di papan atas Serie A serta mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Saat ini, fokus utama Juventus tertuju pada striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta. Namun demikian, manajemen klub tidak menaruh semua harapan pada satu nama saja. Beberapa alternatif mulai dipetakan sebagai langkah antisipatif jika negosiasi dengan pihak Palace menemui jalan buntu.
Pelatih Luciano Spalletti disebut sangat membutuhkan penyerang tengah baru yang mampu menjadi tumpuan serangan. Permintaan tersebut muncul seiring belum konsistennya performa dua penyerang yang sudah ada, yakni Jonathan David dan Lois Openda, yang belum mampu tampil tajam sepanjang musim ini.
Jonathan David sejauh ini baru mencatatkan lima gol dari total 27 penampilan di semua ajang sejak bergabung. Sementara itu, kontribusi Lois Openda juga terbilang minim dengan torehan dua gol dari 26 laga. Statistik tersebut jelas belum memenuhi ekspektasi untuk klub sebesar Juventus.
Tawaran Awal Juventus untuk Jean-Philippe Mateta
Sebagai langkah konkret, Juventus telah mengajukan proposal resmi kepada Crystal Palace untuk memboyong Jean-Philippe Mateta. Tawaran yang diajukan berbentuk peminjaman dengan biaya sebesar 2 juta euro atau setara Rp34,6 miliar.
Dalam proposal tersebut juga disertakan klausul kewajiban pembelian permanen senilai 28 juta euro, sekitar Rp484,4 miliar, yang akan aktif apabila Juventus berhasil lolos ke kompetisi Eropa pada akhir musim. Skema ini dipilih agar klub tetap fleksibel secara finansial.
Namun, Crystal Palace dikabarkan memiliki valuasi yang jauh lebih tinggi. Klub asal London tersebut mematok harga sekitar 40 juta euro atau kurang lebih Rp692 miliar untuk striker andalannya. Perbedaan nilai inilah yang membuat proses negosiasi masih berjalan alot dan belum mencapai kesepakatan.
Dua Alternatif Serius di Bursa Transfer
Sambil menunggu kejelasan terkait Mateta, Juventus juga mulai mengamati beberapa nama lain sebagai opsi cadangan. Salah satu kandidat yang masuk radar adalah Youssef En-Nesyri. Striker milik Fenerbahce itu disebut berpeluang besar meninggalkan klubnya dalam waktu dekat.
Penyerang berusia 28 tahun tersebut saat ini tengah membela Timnas Maroko di ajang Piala Afrika. Performanya bersama klub dan tim nasional membuat En-Nesyri diminati sejumlah klub Eropa. Selain Juventus, Napoli, Nottingham Forest, dan Aston Villa juga dikabarkan memantau situasinya.
Nama lain yang tak kalah menarik perhatian Juventus adalah Joshua Zirkzee, penyerang muda Manchester United. Pemain berusia 24 tahun itu mengalami kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di Old Trafford, sehingga masa depannya mulai dipertanyakan.
Zirkzee bukan sosok asing bagi Juventus. Mantan pemain Bologna tersebut sudah lama masuk dalam daftar pantauan klub, bahkan sejak periode kepelatihan sebelumnya. Dalam beberapa bulan terakhir, AS Roma juga sempat dikaitkan dengan sang striker, menandakan ketertarikan yang cukup luas.
Dengan menyiapkan beberapa opsi sekaligus, Juventus menunjukkan pendekatan yang realistis dan terukur di bursa transfer. Klub tidak ingin bergantung pada satu negosiasi saja, terutama di tengah kebutuhan mendesak untuk memperbaiki produktivitas gol. Keputusan akhir diharapkan bisa segera diambil agar tim memiliki cukup waktu untuk beradaptasi di paruh kedua musim.












