Knicks Disoraki Fans Sendiri Usai Dibantai Mavericks di Madison Square Garden

Kekalahan telak di kandang sendiri memicu cemoohan fans, performa Knicks terus menurun di Wilayah Timur.

NEW YORK, NEW YORK - JANUARY 19: Jalen Brunson #11 of the New York Knicks defends against Ryan Nembhard #9 of the Dallas Mavericks during their game at Madison Square Garden on January 19, 2026 in New York City. User expressly acknowledges and agrees that, by downloading and or using this photograph, User is consenting to the terms and conditions of the Getty Images License Agreement. Al Bello/Getty Images/AFP (Photo by AL BELLO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Sportsbook.co.id, Jakarta New York Knicks menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan sepanjang musim ini. Bermain di kandang sendiri, Madison Square Garden, Knicks harus mengakui keunggulan Dallas Mavericks dengan skor telak 97-114. Hasil buruk tersebut membuat para pendukung Knicks meluapkan kekecewaan lewat sorakan keras kepada tim kesayangan mereka.

Cemoohan terdengar jelas saat para pemain Knicks berjalan menuju ruang ganti. Pelatih kepala Mike Brown mengakui situasi tersebut membuat pembahasan strategi di jeda pertandingan menjadi tidak relevan.
“Dalam kondisi seperti ini, tidak ada yang perlu dibicarakan selain fokus dan menjalankan tugas masing-masing,” ujar Brown selepas laga. Emosi sang pelatih juga terlihat ketika ia beberapa kali melontarkan kata-kata keras saat konferensi pers.

Penampilan Knicks memang jauh dari harapan. Sejak tip-off, Jalen Brunson dan rekan-rekannya langsung tertinggal. Situasi tak kunjung membaik di kuarter-kuarter berikutnya, bahkan Knicks sempat tertinggal hingga 30 poin pada paruh kedua pertandingan.

Meski sempat memangkas selisih poin pada sepuluh menit terakhir, upaya kebangkitan Knicks tak pernah benar-benar mengancam. Selisih angka tak pernah menyusut hingga di bawah 15 poin. Mavericks tampil dominan, terutama lewat akurasi tembakan jarak jauh dengan 15 tripoin yang berhasil mereka lesakkan.

Karl-Anthony Towns menyadari kekecewaan yang dirasakan para penggemar.
“Fans sudah melakukan bagian mereka. Sekarang giliran kami yang harus bertanggung jawab di lapangan,” kata pemain asal Republik Dominika tersebut.

Ironisnya, Knicks yang turun dengan kekuatan penuh justru kesulitan menghadapi Mavericks yang tampil tanpa beberapa pemain intinya. Towns mencatatkan dobel-dobel dengan 22 poin dan 18 rebound. Jalen Brunson menyumbang 22 poin dan enam assist, sementara Mitchell Robinson menambahkan 12 poin dan 14 rebound. Selain tiga nama tersebut, tidak ada pemain Knicks lain yang mencetak dua digit angka.

“Ada banyak hal yang harus kami evaluasi. Sebagai tim, kami sebenarnya tahu apa yang perlu dilakukan. Pertanyaannya, apakah kami benar-benar melakukannya dan cukup peduli untuk itu, atau tidak,” ujar Brunson dengan nada reflektif.

Kekalahan pada Senin (19/1) waktu setempat tersebut menjadi puncak kekecewaan publik New York. Sebelumnya, Knicks sudah menelan tiga kekalahan beruntun, dan hasil melawan Mavericks memperparah situasi dengan performa yang dinilai mengecewakan.

Penurunan performa Knicks terasa kontras. Dari status juara NBA Cup 2025, mereka kini justru harus berjuang keras untuk sekadar mengamankan posisi di zona play-in. Sepanjang Februari, Knicks tercatat kalah sembilan kali dari 11 pertandingan.

Hasil buruk ini turut berdampak pada klasemen. Knicks dengan rekor 25-18 harus turun ke peringkat ketiga Wilayah Timur. Posisi kedua kini ditempati Boston Celtics (26-16), meskipun pada laga terbaru Detroit Pistons (31-10) berhasil menang tipis 104-103 atas Celtics.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *