Petar Sucic Akui Keunggulan Arsenal di San Siro: Mereka Lebih Efektif

Inter Milan Dinilai Bermain Baik, Namun Arsenal Lebih Efektif dalam Penyelesaian Akhir

Petar Sucic Akui Keunggulan Arsenal di San Siro: Mereka Lebih Efektif
Petar Sucic Akui Keunggulan Arsenal di San Siro: Mereka Lebih Efektif

SportsBook.co.id, Jakarta Berita Liga Italia: Gelandang Inter Milan, Petar Sucic, secara terbuka mengakui bahwa Arsenal tampil lebih efektif saat menaklukkan Nerazzurri dalam laga Liga Champions yang digelar di San Siro.

Dalam penampilan starter keduanya di ajang Liga Champions, Sucic justru menjadi salah satu pemain yang menonjol di kubu Inter. Pemain asal Kroasia itu mencuri perhatian lewat gol penyama kedudukan yang tercipta melalui penyelesaian apik, meski tak cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan.

Inter Milan akhirnya tumbang dengan selisih dua gol. Namun menurut Sucic, hasil akhir tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Ia menilai timnya sebenarnya pantas mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Kekalahan ini sangat mengecewakan karena kami tidak layak kalah dengan skor seperti ini. Di babak pertama, kami punya peluang emas untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1, tetapi justru lawan yang mampu memanfaatkannya,” ungkap Sucic.

Ia menambahkan bahwa performa Inter secara keseluruhan tidak buruk. “Kami memang kalah, tetapi permainan kami cukup baik. Saya kecewa dengan hasilnya, namun masih ada satu laga tersisa di fase grup dan kami wajib memenangkan pertandingan tersebut,” lanjutnya.

Sucic juga menyoroti perbedaan kualitas penyelesaian akhir kedua tim. “Hasil akhir berbicara jelas. Mereka jauh lebih efektif di sepertiga akhir lapangan dan memiliki lebih banyak solusi untuk mencetak gol dibandingkan kami,” ujarnya.

Menatap laga terakhir fase grup, Inter akan bertandang ke markas Borussia Dortmund. Menurut Sucic, kemenangan menjadi satu-satunya opsi. “Kami harus menang di Dortmund. Setelah itu, barulah kami bisa melihat apakah hasil tersebut cukup untuk membawa kami lolos ke babak berikutnya,” tegasnya.

Kekalahan ini sekaligus memperpanjang catatan buruk Inter Milan di laga-laga besar musim ini. Nerazzurri juga mencatatkan rekor negatif dengan menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Champions, sesuatu yang terakhir kali terjadi pada tahun 2011.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *