SportsBook.co.id, Medan – Pesta terbesar sepak bola dunia kembali mendekat. Piala Dunia 2026, yang menjadi edisi ke-23 turnamen empat tahunan ini, dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Ajang paling prestisius di dunia sepak bola tersebut akan digelar di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Menjelang turnamen itu, ingatan publik masih segar dengan euforia Piala Dunia 2022 di Qatar. Kala itu, Argentina yang dipimpin Lionel Messi sukses mengakhiri penantian panjang mereka dengan merebut gelar juara dunia setelah melewati laga final dramatis.
Kini, sorotan kembali tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah Argentina mampu mempertahankan status juara bertahan, atau justru akan muncul kekuatan baru yang mencuri mahkota di Piala Dunia 2026?
Satu hal yang selalu menjadi ciri khas Piala Dunia adalah ketidakpastian. Setiap peserta datang dengan ambisi besar, membawa sejarah, gengsi, dan harapan jutaan pendukung. Kejutan kerap terjadi, dan prediksi sering kali tak sejalan dengan realita di lapangan.
Atmosfer menuju Piala Dunia 2026 semakin memanas setelah rangkaian turnamen internasional bergengsi digelar. Euro 2024, Copa America 2024, serta Piala Afrika 2025 menjadi panggung unjuk kekuatan negara-negara elite sepak bola dunia.
Spanyol tampil sebagai juara Euro 2024, sementara Argentina kembali menunjukkan dominasinya dengan menaklukkan Copa America 2024. Deretan prestasi tersebut mempertegas posisi kedua negara sebagai kekuatan utama di level internasional.
Dalam sepak bola modern, jumlah trofi internasional sering dijadikan tolok ukur kebesaran sebuah negara. Lebih dari sekadar koleksi gelar, trofi mencerminkan konsistensi, pengaruh, dan kebanggaan nasional di panggung dunia.
Tak mengherankan jika beberapa negara memiliki reputasi menakutkan berkat catatan prestasi mereka di berbagai turnamen besar. Berikut lima negara dengan raihan trofi internasional terbanyak sepanjang sejarah, berdasarkan pencapaian di ajang-ajang utama.
1. Amerika Serikat – 10 Trofi Utama
Amerika Serikat mungkin bukan nama pertama yang muncul saat membahas kekuatan sepak bola dunia. Meski memiliki basis olahraga yang besar, AS belum dikenal sebagai produsen pemain bintang kelas global.
Namun, di tingkat regional, Tim Nasional Amerika Serikat menunjukkan dominasi yang konsisten. Keberhasilan mereka meraih gelar CONCACAF Nations League secara beruntun menjadi faktor utama bertambahnya koleksi trofi.
Prestasi terbaik AS di Piala Dunia terjadi pada edisi perdana tahun 1930, ketika mereka finis di posisi ketiga. Selebihnya, persaingan ketat di kawasan CONCACAF membuat langkah mereka kerap tersendat di level global.
2. Meksiko – 15 Trofi Utama
Meksiko dikenal sebagai salah satu kekuatan tradisional di kawasan Amerika Utara dan Tengah. Sejak meraih gelar internasional pertamanya pada 1965, El Tricolor telah mengoleksi 13 trofi Kejuaraan CONCACAF, termasuk gelar terbaru pada 2025.
Mereka juga pernah mencatat sejarah dengan menjuarai Piala Konfederasi 1999. Pada final turnamen tersebut, Meksiko mengalahkan Brasil 4-3 dalam laga dramatis, dengan Miguel Zepeda tampil sebagai pahlawan.
Selain itu, Meksiko berhasil merebut gelar CONCACAF Nations League untuk pertama kalinya pada 2025. Meski rutin tampil kompetitif di Piala Dunia, mereka masih berjuang untuk benar-benar menembus jajaran elite kandidat juara.
3. Brasil – 18 Trofi Utama
Brasil identik dengan kejayaan dan keindahan sepak bola. Tim Selecao memegang rekor sebagai negara dengan gelar Piala Dunia terbanyak, yakni lima kali.
Meski demikian, ada dua negara Amerika Selatan yang secara total memiliki koleksi trofi internasional lebih banyak dari Brasil.
Gelar juara dunia terakhir Brasil diraih pada 2002, saat Ronaldo Nazario memimpin tim menuju puncak kejayaan. Sejak itu, Brasil belum kembali meraih trofi Piala Dunia, meski tetap menjadi unggulan di hampir setiap turnamen besar.
Nama Pele tetap menjadi simbol keemasan sepak bola Brasil. Legenda tersebut mengangkat trofi Piala Dunia sebanyak tiga kali, sebuah pencapaian yang belum tertandingi hingga kini.
4. Uruguay – 19 Trofi Utama
Uruguay kerap luput dari sorotan modern, tetapi mereka memiliki warisan sejarah yang sangat besar. La Celeste menjuarai Piala Dunia edisi pertama pada 1930, lalu kembali meraih gelar pada 1950 lewat kemenangan ikonik atas Brasil.
Sepanjang sejarahnya, Uruguay mengoleksi 14 gelar Copa America serta dua medali emas Olimpiade, yang pada masanya setara dengan kejuaraan dunia.
Meski trofi terakhir mereka diraih pada 2011, Uruguay tetap disegani berkat tradisi kuat dan pernah diperkuat pemain-pemain kelas dunia seperti Luis Suarez dan Edinson Cavani.
5. Argentina – 22 Trofi Utama
Argentina berada di puncak daftar sebagai negara paling sukses dalam sejarah sepak bola internasional. Kesuksesan berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir membuat mereka semakin menjauh dari para pesaing.
Pencapaian tertinggi datang pada Piala Dunia 2022, ketika Lionel Messi akhirnya melengkapi koleksi trofinya dan menyamai warisan Diego Maradona, yang membawa Argentina juara dunia pada 1986.
Di bawah arahan Lionel Scaloni, Argentina juga menjuarai Copa America 2021 dengan mengalahkan Brasil di partai final. Hingga kini, La Albiceleste telah mengoleksi 16 gelar Copa America, satu Piala Konfederasi pada 1992, dan total 22 trofi utama, menegaskan status mereka sebagai kekuatan terbesar sepak bola internasional.












