LeBron James dan Jeanie Buss Klarifikasi Isu Retaknya Hubungan

Keduanya angkat bicara untuk meluruskan kabar adanya konflik internal di tengah dinamika manajemen Lakers.

Sportsbook.co.id, Jakarta -Isu mengenai hubungan antara LeBron James dan pemilik Los Angeles Lakers, Jeanie Buss, mencuat setelah laporan ESPN yang terbit awal pekan ini. Artikel karya Baxter Holmes tersebut mengulas dinamika internal keluarga Buss menjelang penjualan sebagian saham Lakers kepada pengusaha Mark Walter pada Juni 2025, termasuk dugaan adanya ketegangan antara Buss dan bintang utama tim, LeBron James.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa gesekan disebut mulai terasa sejak LeBron bergabung dengan Lakers pada 2018 sebagai pemain bebas transfer. Saat itu, LeBron dipandang sebagai sosok penyelamat bagi tim yang tengah mengalami masa sulit setelah lima musim beruntun gagal menembus babak playoff. Di sisi lain, peran Jeanie Buss dalam mendatangkan LeBron dinilai kurang mendapat sorotan.

Pada musim pertamanya (2018–2019), Lakers kembali gagal lolos ke playoff. Namun LeBron kemudian mendorong manajemen untuk melakukan pertukaran besar demi mendatangkan Anthony Davis dari New Orleans Pelicans. Transaksi tersebut rampung pada musim panas 2019 dan berbuah manis ketika Lakers menjuarai NBA 2020 di Orlando, Florida. Gelar tersebut juga dipersembahkan untuk mendiang Kobe Bryant yang wafat akibat kecelakaan helikopter pada tahun yang sama.

Sejak saat itu, Lakers tampil konsisten dengan mencatatkan lima kali lolos ke playoff dalam enam musim terakhir. Mereka juga sempat melaju ke Final Wilayah Barat pada 2023 serta menjuarai turnamen musim reguler perdana NBA pada musim berikutnya.

Meski demikian, laporan ESPN menyoroti bahwa hubungan Buss dan LeBron kembali diuji setelah kegagalan proyek Russell Westbrook. Disebutkan bahwa Jeanie Buss kecewa karena LeBron dinilai enggan bertanggung jawab atas keputusan tersebut. Situasi itu berujung pada keputusan manajemen untuk tidak langsung menawarkan perpanjangan kontrak kepada LeBron pada 2022, bahkan sempat muncul wacana pertukaran ke LA Clippers. Isu lain yang ikut disorot adalah bergabungnya Bronny James ke Lakers, yang dalam laporan itu dianggap hanya bersifat sensasional.

Menanggapi pemberitaan tersebut, Jeanie Buss angkat bicara kepada The Athletic pada Rabu (21/1) waktu AS. Ia juga mengganti foto profil Instagram-nya dengan potret dirinya memeluk LeBron usai Lakers menjuarai NBA 2020.

“Tidak adil jika LeBron, dengan segala kontribusinya untuk Lakers, harus terseret dalam urusan internal keluarga saya,” ujar Jeanie. “Anggapan bahwa dirinya tidak dihargai sama sekali tidak benar dan sangat tidak adil.”

Sementara itu, LeBron memberikan respons singkat sehari kemudian usai Lakers kalah 104-112 dari LA Clippers pada Kamis (22/1) waktu AS. Pemain berusia 41 tahun tersebut menegaskan bahwa dirinya telah memenuhi misi utama bersama Lakers, yakni mengembalikan kejayaan tim melalui gelar juara, dan tidak terlalu memikirkan opini publik.

“Jujur saja, saya tidak peduli dengan artikel itu,” kata LeBron. “Saya tidak peduli dengan berita atau podcast. Itu tidak mengganggu saya sama sekali. Saya sudah 41 tahun, saya menonton golf setiap hari. Saya tidak peduli dengan penilaian orang lain tentang saya. Yang penting adalah orang-orang yang mengenal saya secara pribadi.”

Pelatih Lakers, JJ Redick, juga menegaskan bahwa organisasi tetap menaruh rasa hormat yang tinggi kepada LeBron.
“Semua orang di Lakers menghargai LeBron dan apa yang telah ia berikan,” ujar Redick. “Dia memikul beban sebagai superstar Lakers selama delapan tahun dan menjalankannya dengan penuh kelas.”

LeBron, yang memiliki klausul larangan pertukaran dalam kontraknya, turut ditanya soal kemungkinan mencabut klausul tersebut. Namun ia menutup pembicaraan dengan singkat.

“Saya baik-baik saja,” ucapnya sebelum meninggalkan ruang ganti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *