SportsBook.co.id, Medan -Arsenal Tumbang di Emirates, Manchester United Raih Kemenangan Dramatis
Arsenal harus menerima kekalahan kandang pertama mereka musim ini setelah takluk 2-3 dari Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris yang berlangsung pada Minggu (25/1/2026). Hasil tersebut sekaligus mengakhiri rekor solid The Gunners di Emirates Stadium.
Kemenangan ini semakin menegaskan dampak positif kehadiran Michael Carrick di kursi pelatih sementara Manchester United. Sejak ditunjuk hingga akhir musim, Carrick sukses membawa Setan Merah meraih dua kemenangan dari dua pertandingan awalnya.
Dari sisi klasemen, kekalahan Arsenal membuat persaingan papan atas kembali memanas. Selisih poin mereka dengan Manchester City dan Aston Villa yang berada di posisi teratas kini menyusut menjadi empat angka, membuka kembali peluang perebutan gelar juara Liga Inggris.
Bagi Arsenal, hasil ini juga menghadirkan catatan negatif lainnya. Ini menjadi kali pertama mereka kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan sejak Desember 2023. Selain itu, skuad asuhan Mikel Arteta juga belum mampu meraih kemenangan dalam tiga laga Premier League terakhir secara beruntun.
Usai pertandingan, Arteta mengungkapkan kekecewaannya, namun tetap memberikan apresiasi kepada lawan.
“Pertama-tama, selamat untuk Manchester United atas kemenangan mereka. Jujur saja, pertandingan ini berjalan dengan cara yang sangat aneh,” ujar Arteta, dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih asal Spanyol itu menilai timnya sebenarnya tampil sangat dominan pada fase awal pertandingan.
“Kami benar-benar menguasai 30 menit pertama, mencetak gol, dan memiliki dua peluang besar lainnya. Namun kami justru memberikan mereka gol, sesuatu yang biasanya tidak kami lakukan. Hal itu mengubah momentum pertandingan,” jelasnya.
Arteta menambahkan, setelah situasi tersebut, Arsenal kehilangan kontrol permainan.
“Kami menurunkan standar penguasaan bola, laga tidak lagi berada dalam kendali kami, dan mereka memanfaatkan dua momen krusial. Dalam pertandingan besar, momen-momen seperti itu sangat menentukan. Kami membawa energi yang kurang positif dan kehilangan kelancaran permainan yang seharusnya kami miliki,” tutupnya.












