Sportsbook.co.id, Jakarta -Petenis Inggris yang sempat menembus peringkat empat dunia ini belum kembali menjalani pertandingan kompetitif sejak meraih kemenangan pada babak pertama US Open musim lalu. Selain itu, ia juga belum tampil di turnamen selain Grand Slam sejak Juni tahun lalu.
Draper harus menepi akibat cedera pada bagian atas lengan kirinya yang mulai dirasakan ketika musim lapangan tanah liat tahun lalu. Cedera tersebut kemudian berlanjut hingga musim berikutnya dan diketahui berkaitan dengan masalah pada tulang.
Petenis berusia 24 tahun tersebut dijadwalkan kembali bertanding pekan ini dalam ajang Davis Cup saat tim Inggris menghadapi Norwegia di Nadderud Arena, Oslo. Walaupun sudah cukup lama tidak bertanding, Draper mengaku optimistis bisa kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berharap dapat tampil lebih baik dibanding sebelumnya.
Dalam wawancaranya bersama Sky Sports, Draper mengungkapkan bahwa ia merasa kualitas permainannya meningkat dibandingkan enam bulan lalu berkat berbagai persiapan dan latihan yang telah dijalaninya. Menurutnya, yang paling dibutuhkan saat ini adalah kesempatan bertanding karena tenis merupakan olahraga yang sangat bergantung pada rasa percaya diri. Ia menyadari bahwa untuk kembali ke performa puncak mungkin membutuhkan waktu, tetapi ia tetap yakin dapat mencapainya selama kondisi fisiknya benar-benar pulih.
Selama proses pemulihan, Draper mendapatkan pendampingan dari pelatih Jamie Delgado yang mulai bekerja bersamanya sejak Oktober lalu, menggantikan James Trotman. Trotman memilih mundur dari perannya untuk lebih fokus pada kehidupan keluarganya.
Dalam masa kembalinya ke kompetisi, Draper juga menghadapi tantangan mempertahankan sejumlah poin penting, termasuk di turnamen Masters 1000 Indian Wells bulan depan, di mana ia berstatus sebagai juara bertahan. Pada musim lalu, ia juga berhasil mencapai final di turnamen Masters 1000 Madrid.
Saat ini Draper menempati peringkat 13 dunia dan menjadi satu-satunya petenis tunggal asal Inggris, baik putra maupun putri, yang berada di jajaran 20 besar dunia.
Draper menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah mengembalikan intensitas permainan ke level tertinggi. Ia mengakui bahwa mempertahankan performa di level atas bukanlah hal mudah, terlebih untuk terus meningkatkannya. Meski demikian, ia merasa bangga dengan perkembangan yang telah dicapainya dan yakin kesempatan untuk kembali bersinar akan datang jika dirinya terus mempersiapkan diri dengan baik.












