SportsBook.co.id, Medan – Rangkaian data dan fakta menarik mewarnai duel Manchester United kontra Tottenham Hotspur jelang big match Liga Inggris akhir pekan ini. Pertandingan sarat sejarah tersebut diprediksi berlangsung ketat, mempertemukan dua tim dengan grafik performa yang saling bertolak belakang.
Manchester United tengah berada dalam suasana positif sejak ditangani pelatih anyar Michael Carrick. Kepercayaan diri Setan Merah meningkat, meski mereka masih dibayangi catatan pertemuan yang kurang bersahabat saat menghadapi Tottenham dalam beberapa musim terakhir.
Sementara itu, Tottenham Hotspur bertandang ke Old Trafford dengan modal rekor apik melawan United. Namun, kondisi tim London Utara tersebut tidak sepenuhnya ideal lantaran performa mereka di liga sedang menurun dan belum meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir.
Laga ini juga diprediksi menjadi ajang adu pengaruh dua pemain kunci, Bruno Fernandes di kubu tuan rumah dan Dominic Solanke dari tim tamu. Keduanya memiliki kontribusi signifikan terhadap performa tim masing-masing sepanjang musim berjalan.
Catatan Negatif MU Kontra Tottenham
Manchester United tercatat belum pernah meraih kemenangan atas Tottenham dalam enam pertemuan liga terakhir. Dalam periode tersebut, MU hanya mampu mencatatkan tiga hasil imbang dan menelan tiga kekalahan.
Rentetan hasil buruk ini menyamai rekor terpanjang tanpa kemenangan United atas Spurs yang sebelumnya terjadi lebih dari satu abad lalu, tepatnya pada rentang 1914 hingga 1921.
Musim lalu, Tottenham bahkan sukses membawa pulang kemenangan meyakinkan 3-0 dari Old Trafford. Apabila kembali menang kali ini, Spurs akan mengulang pencapaian kemenangan tandang beruntun atas MU yang terakhir kali terjadi pada Januari 2014.
Dominasi Tottenham juga tercermin dari rekor delapan laga tak terkalahkan atas Manchester United di semua kompetisi. Sepanjang abad ke-21, hanya Chelsea yang memiliki catatan tanpa kekalahan lebih panjang saat menghadapi Setan Merah.
Efek Carrick dan Kontras Performa Spurs
Michael Carrick langsung memberi dampak positif sejak mengambil alih kursi pelatih. Manchester United berhasil meraih tiga kemenangan beruntun dan kini mencatat tujuh laga tanpa kekalahan di Premier League musim ini.
Capaian tersebut menjadi yang terbaik sejak Februari 2022 saat MU masih diasuh Ralf Rangnick. Adapun catatan empat kemenangan liga secara beruntun terakhir kali diraih ketika Erik ten Hag masih menukangi tim.
Berbanding terbalik, Tottenham justru sedang melalui fase sulit. Mereka belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan liga terakhir, yang menjadi periode terburuk sejak akhir musim 2024/2025.
Meski demikian, Spurs memiliki catatan tandang yang patut diwaspadai. Dari total tujuh kemenangan yang mereka raih musim ini, lima di antaranya terjadi saat bermain di markas lawan, sebuah sinyal peringatan bagi Manchester United.
Statistik Unik dan Pemain Penentu
Menariknya, Manchester United justru tampil sangat efektif ketika tidak mendominasi penguasaan bola. Sepanjang musim ini, mereka berhasil meraih tujuh kemenangan saat mencatatkan penguasaan bola di bawah 45 persen.
Di sisi lain, Tottenham kerap bermasalah pada babak pertama. Hingga saat ini, mereka sudah kebobolan 18 gol sebelum turun minum dan belum pernah meraih kemenangan setelah tertinggal di paruh pertama laga.
Dari sektor individu, Bruno Fernandes tampil sebagai motor kreativitas United dengan torehan 12 assist. Ia kini hanya terpaut satu assist dari rekor klub yang dipegang Antonio Valencia pada musim 2011/2012.
Sementara itu, Dominic Solanke menjadi ancaman serius bagi lini belakang MU dengan koleksi lima gol dalam lima pertemuan terakhir. Matheus Cunha juga menunjukkan performa impresif setelah terlibat langsung dalam empat gol pada lima laga teranyar.












