Sportsbook.co.id, Jakarta -Presiden sekaligus general manager Boston Celtics, Brad Stevens, memberikan perkembangan terbaru mengenai proses pemulihan Jayson Tatum yang sedang menjalani rehabilitasi akibat cedera robek tendon Achilles. Stevens menegaskan bahwa pihak tim tidak ingin tergesa-gesa memaksakan Tatum untuk segera kembali bermain.
Pembicaraan mengenai kondisi Tatum mencuat setelah sang pemain tampil dalam podcast The Pivot. Dalam kesempatan itu, Tatum membahas situasi yang sedang dihadapi Celtics. Ia sebelumnya menjadi sosok penting dalam membawa Boston meraih gelar juara NBA ke-18 dan hampir mengulang keberhasilan tersebut musim lalu, sebelum mengalami cedera serius saat semifinal Wilayah Timur melawan New York Knicks.
Pada jeda musim panas, Celtics diperkirakan memasuki fase pembangunan ulang tim setelah melepas beberapa pemain penting seperti Jrue Holiday dan Kristaps Porzingis. Langkah tersebut diambil untuk menghindari sanksi pajak mewah tingkat dua dari liga.
Meski begitu, performa Celtics justru cukup stabil. Hingga mendekati tenggat waktu bursa transfer minggu ini, mereka berada di posisi kedua Wilayah Timur. Kemungkinan Tatum kembali menjelang akhir musim juga dipandang dapat memperbesar peluang tim melangkah jauh di babak playoff. Menanggapi kemungkinan tersebut, Tatum mengaku sempat mempertimbangkan apakah kehadirannya nanti bisa mengganggu ritme tim yang sudah terbentuk.
“Saya memikirkan hal itu hampir setiap hari,” ujar Tatum. “Tim ini sudah memainkan lebih dari 50 pertandingan tanpa saya. Mereka sudah menemukan identitas permainan yang terasa berhasil dan terbukti efektif.”
Walaupun kehilangan Tatum dan melakukan penghematan anggaran pemain, Celtics yang memiliki catatan 33 kemenangan dan 18 kekalahan berhasil meraih empat kemenangan beruntun menjelang batas waktu transfer. Pada periode tersebut, Stevens juga melakukan sejumlah langkah untuk menekan beban gaji, termasuk menukar Anfernee Simons ke Chicago Bulls untuk mendapatkan Nikola Vucevic serta melepas Josh Minott, Xavier Tillman, dan Chris Boucher demi berada di bawah batas pajak mewah.
Stevens mengaku belum sempat mendengarkan pernyataan Tatum dalam podcast tersebut. Namun, ia memahami bahwa pemain bintangnya tentu ingin segera kembali ke lapangan. Ia menambahkan bahwa perkembangan pemulihan Tatum berjalan positif dan berpeluang membuatnya tampil kembali menjelang berakhirnya musim reguler 2025-2026.
“Tidak bisa dipungkiri, tim mana pun pasti akan lebih kuat dengan kehadiran Jayson Tatum,” ujar Stevens kepada ESPN pada Jumat (7/2) waktu Amerika Serikat. “Jika diperlukan, saya akan mengingatkan hal itu setiap hari, karena keberadaan Tatum memberikan dampak besar bagi tim.”
Stevens juga menegaskan bahwa fokus utama Celtics adalah memastikan Tatum benar-benar pulih sepenuhnya sebelum kembali bermain. Ia menilai kesiapan fisik dan mental pemain harus menjadi prioritas utama.
“Jayson sebaiknya kembali saat kondisinya benar-benar prima, sudah mendapatkan izin medis penuh, serta memiliki keyakinan dan ketenangan mental untuk bermain. Itulah target kami, dan kami akan berpegang pada prinsip tersebut,” jelas Stevens.
Walaupun tanpa kehadiran Tatum, Celtics tetap mampu bersaing ketat musim ini. Boston saat ini menempati posisi kedua Wilayah Timur, unggul satu pertandingan atas New York Knicks dan tiga pertandingan dari Cleveland Cavaliers, meski masih terpaut 4,5 pertandingan dari Detroit Pistons.












