AFC Champions League 2: Bojan Hodak Kecewa Persib Tumbang, Akui Ratchaburi Lebih Layak Menang

Persib Bandung harus mengakui keunggulan Ratchaburi FC usai takluk 0-3 pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League 2 2025/2026.

AFC Champions League 2: Bojan Hodak Kecewa Persib Tumbang, Akui Ratchaburi Lebih Layak Menang
AFC Champions League 2: Bojan Hodak Kecewa Persib Tumbang, Akui Ratchaburi Lebih Layak Menang

SportsBook.co.id, JakartaPersib Bandung harus menerima kenyataan pahit pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League 2 musim 2025/2026. Bertandang ke Ratchaburi Stadium, Thailand, Rabu (11/2/2026) malam WIB, Maung Bandung takluk dengan skor telak 0-3 dari tuan rumah Ratchaburi FC.

Kekalahan tersebut menjadi tantangan berat bagi skuad asuhan Bojan Hodak untuk membalikkan keadaan pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di kandang Persib pada 18 Februari 2026. Peluang masih terbuka, namun margin tiga gol jelas bukan perkara mudah untuk dikejar.

Ratchaburi memastikan kemenangan lewat dua gol Pedro Placeres masing-masing pada menit ke-5 dan 84, serta satu gol tambahan dari Gabriel Donatien Kupa pada menit ke-53. Ketajaman dan efektivitas tuan rumah menjadi pembeda utama dalam laga tersebut.

Awal Menjanjikan yang Tak Berbuah Gol

Secara permainan, Persib sebenarnya tidak tampil buruk. Pada fase awal pertandingan, tim tamu mampu mengontrol tempo dan memperlihatkan kepercayaan diri dalam membangun serangan. Beberapa peluang sempat tercipta melalui kombinasi permainan cepat dan umpan-umpan terukur.

Namun, penyelesaian akhir menjadi masalah klasik yang kembali muncul. Sejumlah kesempatan yang didapat gagal dimaksimalkan menjadi gol. Kurangnya ketenangan di depan gawang serta rapatnya lini pertahanan Ratchaburi membuat setiap peluang Persib mentah begitu saja.

Sebaliknya, Ratchaburi justru tampil lebih klinis. Gol cepat Placeres saat laga baru berjalan lima menit langsung mengubah arah pertandingan. Gol tersebut lahir dari situasi yang mampu dimanfaatkan dengan sangat baik oleh tuan rumah, sekaligus memberi mereka suntikan kepercayaan diri.

Setelah unggul, Ratchaburi bermain lebih disiplin dan menunggu momen yang tepat untuk kembali menyerang. Persib memang berusaha menjaga intensitas permainan dan tidak mengendurkan tekanan, tetapi celah di lini pertahanan akhirnya kembali dimanfaatkan lawan.

Gol Kedua Ubah Dinamika Pertandingan

Memasuki babak kedua, Persib mencoba melakukan evaluasi taktik. Bojan Hodak melakukan beberapa penyesuaian untuk meningkatkan agresivitas sekaligus memperbaiki koordinasi antarlini. Di awal paruh kedua, permainan Maung Bandung sempat terlihat lebih rapi dan terorganisasi.

Namun, momentum itu kembali terhenti setelah Gabriel Donatien Kupa mencetak gol kedua Ratchaburi pada menit ke-53. Gol tersebut membuat situasi semakin sulit bagi Persib. Tertinggal dua gol di kandang lawan memaksa mereka bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.

Strategi yang lebih ofensif justru membuka ruang di lini belakang. Ratchaburi yang tampil sabar mampu memanfaatkan kondisi tersebut. Hingga akhirnya, Placeres mencetak gol keduanya pada menit ke-84 untuk memastikan kemenangan 3-0 bagi tim asal Thailand itu.

Faktor Cuaca dan Adaptasi

Seusai pertandingan, Bojan Hodak mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya memulai laga dengan cukup baik sebelum kehilangan kendali permainan. Ia menilai perubahan tekanan dari lawan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ritme Persib.

“Kami mengawali pertandingan dengan cukup positif. Tetapi sebelum gol kedua tercipta, lawan mulai meningkatkan tekanan. Di babak kedua kami mencoba melakukan evaluasi dan di awal paruh kedua permainan kami sebenarnya lebih baik dari yang diperkirakan,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.

Selain faktor teknis, Bojan juga menyinggung kondisi cuaca sebagai salah satu tantangan bagi timnya. Ia mengakui bahwa adaptasi terhadap situasi lapangan dan cuaca tidak berjalan optimal.

Menurutnya, Persib terbiasa bermain dengan pendekatan fisik dalam kondisi tertentu, namun kali ini faktor tersebut tidak memberikan keuntungan seperti yang diharapkan. Pada akhirnya, ia menilai Ratchaburi tampil lebih siap dan mampu memaksimalkan situasi yang ada.

Kekecewaan di Tengah Dukungan Besar

Bojan Hodak tidak menampik rasa kecewanya atas hasil yang diraih. Terlebih lagi, Persib mendapat dukungan luar biasa dari para suporter yang hadir langsung di stadion untuk memberikan semangat kepada tim kebanggaan mereka.

“Saya tentu merasa kecewa, apalagi melihat dukungan besar yang kami terima. Para pemain sudah berusaha keras di lapangan, tetapi harus diakui hari ini lawan tampil lebih baik dan layak memenangkan pertandingan,” tuturnya.

Meski demikian, Bojan menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir. Leg kedua di Bandung akan menjadi kesempatan terakhir bagi Persib untuk membalikkan keadaan. Dukungan publik sendiri diharapkan bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil lebih tajam dan disiplin.

Tantangan berat menanti, namun Maung Bandung masih memiliki peluang untuk bangkit. Dengan evaluasi menyeluruh dan perbaikan di lini penyelesaian akhir serta pertahanan, Persib diharapkan mampu memberikan perlawanan lebih sengit pada pertemuan berikutnya.

Leg kedua nanti akan menjadi penentuan nasib Persib di AFC Champions League 2 musim ini. Apakah mereka mampu membalikkan defisit tiga gol dan menciptakan comeback dramatis, atau justru harus mengakhiri perjalanan di babak 16 besar, semuanya akan terjawab dalam laga penentuan di kandang sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *