SportsBook.co.id, Medan – RB Leipzig harus mengakhiri langkah mereka di ajang DFB Pokal musim 2025/2026 setelah kalah 0-2 dari Bayern Munich pada babak perempat final. Pertandingan yang digelar di Allianz Arena, Kamis (12/02) dini hari WIB, itu diwarnai kontroversi yang memicu kekecewaan dari kubu tim tamu.
Pelatih Leipzig, Ole Werner, secara terbuka mempertanyakan kepemimpinan wasit dalam laga tersebut. Ia menilai ada keputusan penting yang merugikan timnya saat skor masih imbang tanpa gol.
Momen Kontroversial di Babak Kedua
Insiden yang dipermasalahkan terjadi sekitar menit ke-60. Saat itu, Josip Stanisic terlibat kontak dengan penyerang Leipzig, Antonio Nusa, di area dekat kotak penalti Bayern. Nusa terjatuh dan pihak Leipzig meyakini situasi tersebut layak diganjar penalti.
Namun, wasit tidak menunjuk titik putih. Protes keras dari bangku cadangan Leipzig justru berujung kartu kuning untuk Ole Werner karena dianggap melakukan protes berlebihan.
Werner menilai keputusan tersebut sangat krusial dan dapat memengaruhi jalannya pertandingan. Menurutnya, momen seperti itu seharusnya bisa menjadi peluang bagi timnya untuk unggul lebih dulu.
Bayern Justru Dapat Penalti
Alih-alih mendapat penalti, Leipzig malah harus menerima hukuman serupa beberapa menit kemudian. Pada menit ke-64, kiper Maarten Vandevoordt dinilai melakukan pelanggaran terhadap Stanisic di dalam kotak terlarang.
Bayern Munich pun mendapat kesempatan emas lewat titik putih. Harry Kane yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa tuan rumah unggul 1-0. Tak berselang lama, tepatnya pada menit ke-67, Luis Diaz menggandakan keunggulan Bayern.
Skor 2-0 bertahan hingga laga usai, memastikan langkah Bayern ke babak semifinal, sementara Leipzig harus tersingkir dari kompetisi.
Meski mengakui Bayern tampil solid, Werner tetap menyayangkan sejumlah keputusan yang menurutnya tidak berpihak kepada timnya dalam laga penting tersebut.












