Kontroversi VAR 8 Menit: Gol Pau Cubarsi Dianulir, Barcelona Dirugikan

“Proses VAR 8 Menit Bikin Gol Cubarsi Dianulir, Barcelona Masih Terpuruk di Semifinal”

Kontroversi VAR 8 Menit: Gol Pau Cubarsi Dianulir, Barcelona Dirugikan
Kontroversi VAR 8 Menit: Gol Pau Cubarsi Dianulir, Barcelona Dirugikan

SportBook.co.id, Medan – Semifinal Copa del Rey antara Barcelona dan Atletico Madrid kembali menyorot penggunaan VAR. Gol Pau Cubarsi yang sempat disambut gembira harus dibatalkan, memicu perdebatan luas, terutama di tengah kekalahan telak Barcelona.

Barcelona sudah tertinggal 4-0 saat turun minum akibat penampilan yang kurang maksimal di babak pertama. Semangat tim sempat bangkit ketika Cubarsi berhasil mencetak gol di paruh kedua, memberikan harapan tipis bagi tim tuan rumah.

Namun, kegembiraan itu tak berlangsung lama. Proses pemeriksaan VAR yang memakan waktu lama justru mengubah jalannya pertandingan.

Delapan Menit Pemeriksaan VAR dan Reaksi Publik

Gol Cubarsi awalnya dianggap sah oleh wasit di lapangan. Namun, setelah VAR meninjau ulang, gol tersebut akhirnya dianulir karena offside. Proses yang berlangsung selama delapan menit ini memicu kritik keras, khususnya di media sosial.

Pakar La Liga, Terry Gibson, menulis di X: “Pemeriksaan VAR 8 menit untuk offside sungguh berlebihan! Atletico melawan Barcelona.”

Sementara itu, jurnalis Barcelona dari The Athletic, Pol Ballus, menyampaikan kebingungannya dari stadion: “Saya tidak tahu apa yang sedang diperiksa. Menunggu selama ini terasa absurd. Ini termasuk salah satu kekacauan VAR terbesar yang pernah saya lihat.”

Bahkan setelah tayangan ulang ditayangkan, alasan pembatalan gol masih menimbulkan tanda tanya. Momen ini menambah panjang daftar kontroversi perwasitan yang menghiasi sepak bola Spanyol musim ini.

Tantangan Berat Barcelona di Leg Kedua

Dengan gol Cubarsi dianulir, Barcelona tetap tertinggal agregat empat gol. Untuk bisa lolos ke final Copa del Rey 2026, tim Catalan harus membalikkan defisit besar ini pada leg kedua.

Skenario paling realistis, Barcelona perlu menang dengan selisih lima gol untuk memastikan tiket ke partai puncak. Alternatif lain, menang dengan selisih empat gol, memaksa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Jika agregat tetap seimbang setelah 2×15 menit tambahan, laga akan ditentukan lewat adu penalti.

Namun, jika salah satu tim berhasil mencetak gol di masa perpanjangan waktu, agregat akan berubah, langsung menentukan nasib kedua tim. Semua kemungkinan itu kini menjadi bagian dari strategi Barcelona setelah malam yang penuh kontroversi di semifinal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *