Cesc Fabregas Beri Pesan Tegas untuk Nico Paz Soal Peluang ke Real Madrid

Fabregas Tegaskan Nico Paz Harus Siap Hadapi Tekanan Besar Jika Ingin Kembali Bersinar Bersama Real Madrid

Cesc Fabregas Beri Pesan Tegas untuk Nico Paz Soal Peluang ke Real Madrid
Cesc Fabregas Beri Pesan Tegas untuk Nico Paz Soal Peluang ke Real Madrid

SportsBook.co.id, Jakarta – Pelatih Como, Cesc Fabregas, angkat bicara terkait keputusannya mencadangkan Nico Paz dalam laga krusial perempat final Coppa Italia 2025/2026. Pada pertandingan yang berlangsung di markas Napoli, Como sukses melaju ke semifinal setelah memenangkan drama adu penalti, meski sebelumnya kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit.

Pertandingan yang digelar di Stadio Diego Armando Maradona tersebut berlangsung ketat dan penuh tensi. Como mampu menahan gempuran Napoli sepanjang laga, sebelum akhirnya memastikan tiket lolos lewat adu tos-tosan. Namun di balik kemenangan itu, keputusan Fabregas menarik keluar Nico Paz di penghujung laga menjadi sorotan publik.

Banyak pihak mempertanyakan alasan sang pelatih, terlebih Nico Paz dikenal sebagai salah satu algojo potensial dalam situasi bola mati. Spekulasi pun bermunculan, terutama karena pada laga sebelumnya melawan Atalanta, pemain asal Argentina itu gagal menuntaskan tugasnya dari titik putih.

Keputusan Taktis, Bukan Karena Trauma Penalti

Fabregas dengan tegas membantah bahwa pergantian tersebut berkaitan dengan kegagalan penalti sebelumnya. Menurutnya, keputusan itu murni pertimbangan taktis demi menjaga keseimbangan tim di menit-menit akhir.

Ia menjelaskan bahwa pada 10 hingga 15 menit terakhir pertandingan, Como membutuhkan pemain dengan karakter defensif lebih kuat untuk mengantisipasi serangan balik cepat Napoli. Situasi pertandingan saat itu dinilai sangat rawan, sehingga stabilitas lini tengah menjadi prioritas utama.

Fabregas juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah ragu terhadap kemampuan mental Nico Paz. Bahkan jika sang pemain gagal mengeksekusi penalti berkali-kali, ia mengaku tidak akan serta-merta mencadangkannya hanya karena alasan tersebut. Bagi pelatih asal Spanyol itu, kesalahan adalah bagian dari proses perkembangan seorang pemain muda.

Keputusan tersebut pada akhirnya terbukti tepat. Como mampu mempertahankan skor hingga babak adu penalti dan tampil lebih tenang dalam eksekusi, memastikan langkah mereka tetap berlanjut di kompetisi domestik.

Dikaitkan dengan Minat Real Madrid

Menariknya, komentar Fabregas tidak berhenti pada penjelasan taktis semata. Ia juga menyinggung rumor yang berkembang mengenai ketertarikan Real Madrid terhadap Nico Paz untuk bursa transfer musim panas 2026.

Nama Nico Paz memang tengah menjadi perbincangan setelah menunjukkan perkembangan pesat bersama Como. Performa konsisten dan kedewasaan bermain di usia 21 tahun membuatnya kembali dikaitkan dengan klub raksasa Spanyol tersebut.

Sebagai informasi, Nico Paz merupakan lulusan akademi Real Madrid. Ia sempat mencatatkan empat penampilan di ajang La Liga bersama tim utama sebelum akhirnya dilepas ke Como pada 25 Agustus 2024 dengan nilai transfer sekitar 6 juta euro.

Kepindahannya saat itu dianggap sebagai langkah strategis demi mendapatkan menit bermain reguler. Bersama Como, ia berkembang menjadi salah satu pilar penting di lini tengah dan menunjukkan kualitas yang semakin matang.

Pesan Penting Fabregas untuk Nico Paz

Fabregas kemudian memberikan pesan yang cukup tegas bagi anak asuhnya tersebut. Ia menilai bahwa jika Nico Paz benar-benar ingin kembali dan sukses di Real Madrid, ada satu hal utama yang harus dipersiapkan: mentalitas menghadapi tekanan.

Menurutnya, tekanan di klub sebesar Real Madrid jauh lebih besar dibandingkan di Como. Di sana, setiap kesalahan bisa menjadi sorotan global, dan tuntutan untuk tampil sempurna hadir di setiap pertandingan.

Fabregas, yang semasa aktif bermain pernah memperkuat Barcelona—rival abadi Real Madrid—memahami betul bagaimana atmosfer persaingan di level tertinggi sepak bola Spanyol. Ia menekankan bahwa kualitas teknis saja tidak cukup. Seorang pemain juga harus memiliki ketangguhan mental, konsistensi, serta kemampuan bangkit dari kritik.

Bagi Fabregas, pengalaman Nico Paz saat ini di Como merupakan fase pembentukan karakter. Ia percaya sang pemain memiliki potensi besar, tetapi proses pendewasaan harus dijalani dengan sabar.

Masa Depan Nico Paz Masih Terbuka

Performa impresif Nico Paz musim ini memang membuka banyak kemungkinan. Jika terus menunjukkan perkembangan signifikan, peluang kembali ke Santiago Bernabeu tentu bukan hal mustahil.

Namun demikian, Fabregas mengingatkan bahwa fokus utama saat ini adalah membantu Como meraih hasil maksimal di kompetisi domestik. Ia tidak ingin spekulasi transfer mengganggu konsentrasi tim yang tengah berjuang mencatat sejarah di Coppa Italia.

Situasi ini juga menjadi ujian bagi Nico Paz sendiri. Di satu sisi, ia mendapatkan pengakuan atas potensinya. Di sisi lain, ia harus membuktikan bahwa dirinya mampu menjaga konsistensi dan tetap profesional di tengah rumor transfer.

Dengan usia yang masih muda dan pengalaman yang terus bertambah, perjalanan karier Nico Paz masih sangat panjang. Apakah ia akan kembali berseragam Real Madrid atau memilih jalur berbeda, semua akan bergantung pada perkembangan performa dan kesiapan mentalnya.

Satu hal yang jelas, pesan Fabregas bukan sekadar komentar biasa. Itu adalah peringatan sekaligus motivasi: untuk bermain di level tertinggi, bakat saja tidak cukup—mental baja adalah kunci utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *