SportsBook.co.id, Jakarta – Pebasket asing andalan Satria Muda Pertamina, Jordan Ivy-Curry, mengungkap rahasia di balik kemenangan meyakinkan timnya saat menghadapi Kesatria Bengawan Solo pada Sabtu (14/2) sore. Menurut guard eksplosif tersebut, hasil positif yang diraih bukanlah sesuatu yang instan, melainkan buah dari konsistensi dan kerja keras seluruh tim sepanjang pekan latihan.
Pertandingan yang digelar di Bandung Arena itu memperlihatkan dominasi penuh Satria Muda sejak kuarter awal. Tim asuhan Djordje Jovicic mampu mengontrol tempo permainan dan meminimalkan pergerakan agresif yang biasa diperagakan Kesatria Bengawan Solo. Hingga peluit akhir dibunyikan, Satria Muda unggul telak dengan skor 96-64.
Penampilan Efisien Ivy-Curry Jadi Pembeda
Jordan Ivy-Curry tampil sebagai motor serangan tim. Dalam waktu bermain 22 menit, ia mencatatkan performa yang sangat efisien. Pemain berposisi guard tersebut membukukan 28 poin, ditambah lima rebound serta tiga steal. Akurasi tembakannya pun impresif—ia hanya gagal memasukkan tiga dari total 14 percobaan tembakan. Dari luar garis tiga angka, Ivy-Curry juga tampil tajam dengan empat tembakan sukses dari lima percobaan.
Kontribusi besar itu membuatnya menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satria Muda dalam laga tersebut. Namun, alih-alih menonjolkan performa individunya, Ivy-Curry justru menegaskan bahwa kemenangan tersebut adalah hasil kerja kolektif.
Menurutnya, apa yang terlihat di lapangan merupakan cerminan dari intensitas latihan yang dijalani setiap hari. Ia menyebut bahwa seluruh pemain memiliki komitmen tinggi untuk terus berkembang, dan hal itu berpengaruh besar terhadap performa saat pertandingan resmi.
Kerja Keras di Latihan Berbuah Manis
Dalam sesi wawancara usai pertandingan, Ivy-Curry menyampaikan rasa puasnya atas kemenangan tersebut. Ia mengakui bahwa laga tersebut berjalan sesuai rencana tim, terutama dalam hal eksekusi strategi dan disiplin bertahan.
“Saya rasa kemenangan ini lahir dari kerja keras kami setiap hari. Latihan yang kami jalani benar-benar membantu ketika masuk ke pertandingan. Hari ini memang terasa seperti momen saya, tetapi itu tidak lepas dari dukungan rekan-rekan setim yang memberi kepercayaan penuh,” ujarnya kepada media.
Ia juga menambahkan bahwa chemistry antarpemain semakin solid seiring berjalannya musim. Komunikasi di lapangan dinilai semakin efektif, sehingga memudahkan tim dalam membaca situasi dan mengambil keputusan cepat.
Tak hanya di sektor ofensif, Satria Muda juga menunjukkan peningkatan dalam pertahanan. Mereka berhasil membatasi produktivitas poin lawan dan memaksa sejumlah turnover penting yang berujung pada fast break. Strategi bertahan rapat inilah yang membuat Kesatria kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga.
Persaingan Ketat di Papan Atas IBL 2026
Hasil kemenangan ini membuat Satria Muda terus menempel ketat rival utamanya, Pelita Jaya, di papan atas klasemen sementara IBL 2026. Dengan catatan 7 kemenangan dan 1 kekalahan (7-1), Satria Muda kini berada di posisi kedua.
Satu-satunya kekalahan yang mereka alami musim ini justru datang dari Pelita Jaya, yang hingga pekan keenam masih mempertahankan rekor sempurna 8-0. Persaingan antara dua tim elite tersebut diprediksi akan menjadi sorotan utama sepanjang musim reguler.
Di sisi lain, Kesatria Bengawan Solo masih berupaya menemukan konsistensi permainan. Dengan rekor 3 kemenangan dan 6 kekalahan (3-6), mereka belum mampu mencatatkan kemenangan beruntun setelah sempat mengalami periode sulit di awal musim. Evaluasi di berbagai sektor, terutama pertahanan dan efektivitas serangan, menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Momentum Penting Menuju Laga Berikutnya
Bagi Satria Muda, kemenangan besar atas Kesatria menjadi suntikan moral yang signifikan. Selain mempertegas status mereka sebagai kandidat juara, hasil ini juga memperlihatkan kedalaman skuad yang semakin matang.
Performa solid Ivy-Curry tentu menjadi nilai tambah, tetapi kekuatan utama tim terlihat dari kolektivitas permainan. Rotasi pemain berjalan efektif, distribusi bola merata, serta pertahanan disiplin menjadi fondasi utama dalam setiap kemenangan yang mereka raih musim ini.
Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Satria Muda akan terus memberi tekanan kepada Pelita Jaya dalam perebutan posisi puncak klasemen. Musim masih panjang, namun sinyal positif sudah terlihat jelas dari permainan mereka.
Dengan kombinasi kerja keras, disiplin latihan, dan eksekusi strategi yang tepat, Satria Muda Pertamina menunjukkan bahwa mereka siap bersaing hingga akhir musim IBL 2026.












