Asisten Pelatih Persija Jakarta Soroti Debut Mauro Zijlstra yang Masih Butuh Adaptasi

Debut perdana Mauro Zijlstra bersama Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026 mendapat sorotan dari asisten pelatih Ricky Nelson yang menilai sang striker muda masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan ketatnya persaingan kompetisi.

Asisten Pelatih Persija Jakarta Soroti Debut Mauro Zijlstra yang Masih Butuh Adaptasi
Asisten Pelatih Persija Jakarta Soroti Debut Mauro Zijlstra yang Masih Butuh Adaptasi

SportsBook.co.id, Jakarta – Laga tandang menghadapi Bali United di ajang BRI Super League 2025/2026 menjadi momen penting bagi rekrutan anyar Persija, Mauro Zijlstra. Penyerang muda tersebut akhirnya mencatatkan penampilan perdananya bersama Macan Kemayoran setelah resmi bergabung pada paruh musim kompetisi.

Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, memberikan pandangannya terkait performa pemain berusia 21 tahun itu. Menurutnya, wajar jika Zijlstra belum mampu tampil dalam performa terbaik karena masih berada dalam tahap penyesuaian dengan tim maupun atmosfer kompetisi Indonesia yang dikenal ketat dan kompetitif.

Kehadiran Zijlstra sendiri cukup menyita perhatian. Selain berstatus sebagai striker muda potensial, ia juga merupakan pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia. Harapan besar pun langsung disematkan kepadanya untuk menambah daya gedor lini depan Persija pada putaran kedua musim ini.

Proses Bergabung dan Penantian Debut

Zijlstra didatangkan dari klub Belanda, FC Volendam, yang berlaga di kompetisi Eredivisie musim 2025/2026. Manajemen Persija meresmikan kedatangannya pada 4 Februari 2026. Transfer ini menjadi salah satu langkah strategis klub ibu kota dalam memperkuat sektor penyerangan demi menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen.

Meski telah diperkenalkan secara resmi di awal Februari, Zijlstra tidak langsung mendapatkan menit bermain. Ia sempat masuk daftar susunan pemain ketika Persija menghadapi Arema FC pada pekan ke-20. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-2 tersebut, namanya memang tercantum di bangku cadangan, tetapi belum dipercaya untuk turun ke lapangan.

Kesempatan itu baru datang pada pekan ke-21 saat Persija bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Dalam duel yang berlangsung Minggu (15/2/2026) malam WIB, Zijlstra akhirnya menjalani laga debutnya dengan seragam oranye kebanggaan Persija.

Masuk sebagai Pengganti, Jalankan Tugas dengan Baik

Dalam pertandingan tersebut, Persija sebenarnya sudah unggul lebih dulu melalui gol cepat Gustavo Almeida pada menit ketujuh. Keunggulan tipis 1-0 itu bertahan cukup lama, membuat tensi pertandingan semakin meningkat seiring upaya tuan rumah menyamakan kedudukan.

Pada menit ke-74, pelatih kepala Mauricio Souza mengambil keputusan memasukkan Zijlstra menggantikan Gustavo Almeida. Pergantian itu dilakukan untuk menjaga intensitas serangan sekaligus memberikan tenaga segar di lini depan.

Selama berada di lapangan, Zijlstra menunjukkan kerja kerasnya. Meski belum mencatatkan peluang emas ataupun gol, pergerakannya cukup membantu tim dalam mempertahankan bola di area pertahanan lawan. Ia juga beberapa kali terlibat dalam duel fisik dengan bek Bali United.

Secara total, Zijlstra bermain selama 16 menit waktu normal ditambah 12 menit masa injury time. Dalam periode tersebut, ia berkontribusi menjaga ritme permainan sehingga Persija mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang berbunyi.

Penilaian Ricky Nelson: Wajar Belum Maksimal

Ricky Nelson menilai debut tersebut sebagai langkah awal yang positif, meski belum sempurna. Ia memahami bahwa adaptasi menjadi tantangan utama bagi pemain yang baru datang dari luar negeri.

“Untuk Mauro, ini pertandingan pertamanya bersama kami. Tentu saja belum bisa langsung tampil maksimal,” ujar Ricky Nelson.

Ia menambahkan bahwa perbedaan atmosfer kompetisi, gaya bermain, hingga tuntutan fisik di liga Indonesia membutuhkan waktu untuk disesuaikan. Apalagi, Zijlstra baru beberapa hari bergabung sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan tampil.

Menurut Ricky, proses adaptasi bukan hanya soal taktik di lapangan, tetapi juga menyangkut pemahaman chemistry dengan rekan setim. Setiap tim memiliki karakter permainan berbeda, sehingga pemain baru perlu waktu untuk benar-benar menyatu.

Adaptasi di Kompetisi yang Ketat

Kompetisi musim ini berjalan dengan intensitas tinggi. Persaingan di papan atas klasemen sangat ketat, sehingga setiap pertandingan memiliki tekanan besar. Kondisi tersebut menjadi ujian tersendiri bagi pemain muda seperti Zijlstra.

Sebagai striker, ekspektasi terhadapnya tentu tidak kecil. Publik berharap ia mampu menjadi solusi atas kebutuhan gol Persija di putaran kedua. Namun, staf pelatih tampak memilih pendekatan realistis dengan memberikan waktu bagi sang pemain untuk berkembang secara bertahap.

Ricky Nelson menegaskan bahwa proses adaptasi akan terus didampingi oleh tim pelatih. Program latihan khusus serta komunikasi intensif diharapkan dapat membantu Zijlstra memahami skema permainan yang diinginkan Mauricio Souza.

Harapan untuk Laga-Laga Selanjutnya

Debut melawan Bali United bisa menjadi fondasi penting bagi Zijlstra. Meski hanya tampil sebagai pemain pengganti, pengalaman tersebut diyakini akan meningkatkan rasa percaya dirinya.

Persija sendiri masih memiliki banyak pertandingan tersisa di musim ini. Dengan jadwal yang padat, peluang bermain bagi Zijlstra terbuka lebar. Jika mampu beradaptasi lebih cepat, bukan tidak mungkin ia akan mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter.

Dukungan dari rekan setim dan staf pelatih menjadi kunci agar sang striker dapat berkembang optimal. Selain itu, konsistensi latihan dan pemahaman terhadap karakter kompetisi domestik akan sangat menentukan perannya di sisa musim.

Secara keseluruhan, debut Mauro Zijlstra bersama Persija memang belum spektakuler. Namun, langkah awal tersebut menunjukkan potensi yang bisa terus diasah. Dengan waktu dan proses yang tepat, bukan mustahil ia akan menjadi salah satu andalan baru di lini depan Macan Kemayoran pada musim 2025/2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *