Pedro Acosta Merasa Janggal MotoGP Balapan di Sirkuit Jalanan Adelaide Meski Ngefans Isle of Man TT

Meski menggemari balap jalan raya seperti Isle of Man TT, Pedro Acosta menilai rencana MotoGP pindah ke sirkuit jalanan Adelaide terasa janggal

Sportsbook.co.id, Jakarta -Pedro Acosta selama ini dikenal sebagai salah satu penggemar berat balapan jalan raya legendaris, Isle of Man TT. Namun, kekagumannya terhadap ajang ekstrem tersebut tidak serta-merta membuatnya sepenuhnya setuju dengan rencana pemindahan MotoGP Australia ke sirkuit jalanan Adelaide mulai musim 2027.

Menurut Acosta, keputusan memindahkan seri Australia dari Phillip Island Circuit ke Adelaide Street Circuit terasa cukup ganjil. Pasalnya, Phillip Island selama puluhan tahun telah menjadi salah satu lintasan paling ikonik di kalender MotoGP, terkenal dengan karakter trek cepat dan alur tikungan yang mengalir.

Grand Prix Australia sendiri pertama kali digelar pada 1989 di Phillip Island. Sempat berpindah ke Eastern Creek pada awal 1990-an, balapan ini akhirnya kembali ke Phillip Island pada 1997 dan bertahan hingga kini. Bagi banyak pembalap, sirkuit tersebut kerap menghadirkan duel spektakuler serta menjadi salah satu favorit utama sepanjang musim.

Rencana pemindahan ini muncul setelah pihak penyelenggara MotoGP bersama pemerintah Australia Selatan menyepakati renovasi besar-besaran pada Adelaide Street Circuit. Lintasan yang sebelumnya identik dengan balap mobil itu akan diubah menjadi sirkuit jalanan khusus balap motor dan ditargetkan memenuhi standar FIM Grade A agar layak menggelar MotoGP.

Isle of Man TT Pernah Jadi Bagian MotoGP

Isle of Man TT sendiri sejatinya pernah masuk dalam kalender GP500—cikal bakal MotoGP—pada era awal kejuaraan dunia. Namun, ajang tersebut akhirnya dicoret pada 1970-an karena dinilai memiliki tingkat risiko yang terlalu tinggi. Fakta inilah yang membuat Acosta terkejut ketika konsep balap jalanan kembali dipertimbangkan untuk MotoGP modern.

“Balapan di sirkuit jalanan memang terdengar menarik di awal. Saya menyukai Isle of Man, tapi ini terasa aneh. Dulu, banyak orang justru menentang kejuaraan seperti itu,” ujar Acosta kepada Speedweek menjelang tes pramusim di Chang International Circuit.

Meski demikian, pembalap berjuluk El Tiburon itu menegaskan akan tetap bersikap terbuka dan menunggu penjelasan lengkap terkait proyek Adelaide. Ia ingin melihat secara detail seperti apa konsep sirkuit dan aspek keselamatan yang akan diterapkan sebelum mengambil kesimpulan.

Di sisi lain, Acosta berpendapat Australia seharusnya mampu menggelar dua seri MotoGP dalam satu musim. Dengan begitu, Adelaide bisa hadir sebagai tambahan tanpa harus mengorbankan Phillip Island yang sudah lama menjadi bagian penting sejarah kejuaraan.

“Menurut saya, seharusnya ada dua balapan klasik berturut-turut. Phillip Island adalah salah satu trek legendaris terakhir yang masih tersisa di kalender sejak lama. Rasanya sedih jika lintasan seperti itu harus menghilang,” tutup Acosta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *