Tottenham vs Arsenal: 4 Alasan Spurs Bisa Menahan The Gunners di Derby London Utara

Tottenham Siap Tantang Arsenal di Derby London Utara

Tottenham vs Arsenal: 4 Alasan Spurs Bisa Menahan The Gunners di Derby London Utara
Tottenham vs Arsenal: 4 Alasan Spurs Bisa Menahan The Gunners di Derby London Utara

SportBook.co.id, Medan – Pekan ke-27 Liga Inggris akan menghadirkan duel seru antara Tottenham Hotspur dan Arsenal di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/02/2026) malam WIB.

Kedua tim kini berada dalam situasi yang sangat berbeda. Arsenal menempati puncak klasemen dan berjuang keras meraih gelar liga, sementara Tottenham terperosok di peringkat 16 dan berusaha menjauh dari ancaman degradasi.

Meski terlihat timpang, Spurs tetap memiliki peluang untuk menghentikan laju The Gunners. Berikut empat alasan yang bisa membuat Tottenham optimis:

1. Kehadiran Igor Tudor

Tottenham sebelumnya dilatih oleh Thomas Frank, namun manajemen memutuskan untuk menggantinya dengan Igor Tudor, pelatih asal Kroasia yang sebelumnya menukangi Juventus.

Kehadiran Tudor tentu menjadi tantangan baru bagi Arsenal, yang harus menebak strategi dan taktik baru yang akan diterapkan pelatih anyar ini.

Selain itu, Tudor memiliki catatan menarik: ia selalu memenangkan pertandingan pertamanya di masing-masing dari lima klub terakhir yang ditanganinya, termasuk periode keduanya di Hajduk Split. Hal ini memberi Spurs alasan untuk percaya diri.

2. Rekor Tandang Arsenal Kurang Meyakinkan

Arsenal belakangan ini kesulitan meraih hasil maksimal saat bermain di luar kandang. Dari sembilan laga tandang terakhir di Premier League, mereka hanya menang tiga kali, yakni menghadapi Leeds United, Bournemouth, dan Everton. Sisanya berakhir seri lima kali dan kalah satu kali.

Dua laga tandang terbaru Arsenal juga berakhir imbang, melawan Wolves (2-2) dan Brentford (1-1).

3. Arsenal Sedang Dalam Tekanan

The Gunners tampak kerap kehilangan poin penting dalam perburuan gelar. Hanya Crystal Palace dan West Ham yang lebih sering gagal mempertahankan keunggulan dibanding Arsenal pada 2026, dengan total poin hilang dari posisi unggul mencapai tujuh.

Dalam lima laga liga terakhir dari posisi unggul, Arsenal hanya menang dua kali (melawan Sunderland dan Leeds), sementara tiga pertandingan lainnya berakhir seri atau kalah, termasuk saat menghadapi Brentford, Wolves, dan Manchester United.

Kekhawatiran Arsenal makin besar karena jika mereka kembali kehilangan poin, Manchester City yang baru menang atas Newcastle kini hanya tertinggal dua angka dari puncak klasemen.

4. Ancaman dari Micky van de Ven

Tottenham punya keunikan tersendiri: mereka menjadi tim dengan kontribusi gol terbanyak dari pemain bertahan, baik secara total (10 gol) maupun persentase (28%) dari total gol musim 2025/26.

Salah satu pemain bertahan yang produktif adalah Cristian Romero (4 gol), meski ia absen karena sanksi larangan bermain. Namun Spurs masih memiliki Micky van de Ven, bek asal Belanda yang juga telah mencetak empat gol plus satu assist, siap menjadi ancaman nyata bagi lini belakang Arsenal.

Dengan kombinasi faktor-faktor ini, Tottenham berpotensi memberikan kejutan di Derby London Utara dan menahan laju sang pemuncak klasemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *