Sportsbook.co.id, Jakarta -Zalgiris Kaunas memasuki laga melawan Olympiacos Piraeus dengan catatan sejarah yang tidak menguntungkan. Wakil Lithuania tersebut selalu kalah dalam sembilan pertemuan terakhir kontra klub raksasa Yunani, dengan kemenangan terakhir mereka tercatat pada tahun 2021. Statistik itu membuat banyak pihak meragukan peluang Zalgiris sebelum tip-off.
Keraguan tersebut akhirnya runtuh pada Rabu malam. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Zalgirio Arena, Zalgiris sukses mengakhiri dominasi lawan setelah meraih kemenangan dramatis 99-94 melalui dua kali perpanjangan waktu atas Olympiacos Piraeus. Duel ini berlangsung ketat sejak awal hingga akhir, menyuguhkan tensi tinggi dan pertukaran serangan yang membuat penonton terpaku sepanjang pertandingan.
Setelah 50 menit pertarungan penuh emosi, Zalgiris akhirnya keluar sebagai pemenang berkat kontribusi maksimal dari Nigel Williams-Goss dan Sylvain Francisco. Keduanya tampil sebagai motor serangan tim dalam momen-momen krusial, terutama di babak tambahan waktu.
Williams-Goss tidak menyembunyikan rasa bangganya usai pertandingan. Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut mencerminkan karakter dan kekompakan tim. Menurutnya, Zalgiris mampu bertahan dan tetap solid meski menghadapi lawan yang ia sebut sebagai salah satu tim terbaik di Eropa saat ini.
Kontribusi penting juga datang dari Moses Wright, yang tampil dominan di bawah ring. Ia mencatatkan rekor rebound terbaik sepanjang kariernya dengan 13 rebound, sekaligus menyumbang 14 poin untuk menjaga keseimbangan permainan Zalgiris di area paint.
Di sisi lain, Maodo Lo sempat membawa Olympiacos unggul tipis lewat tembakan tiga angka yang membuat skor menjadi 93-89. Ancaman kembali datang ketika Evan Fournier—yang tampil luar biasa dengan torehan 32 poin, tertinggi sepanjang kariernya—memperkecil jarak menjadi satu poin lewat tembakan jarak jauh.
Namun, ketenangan Williams-Goss menjadi pembeda. Ia mencetak tripoin keempatnya pada malam itu dan menambahkan satu lemparan bebas untuk menutup pertandingan dengan 23 poin, yang juga menjadi catatan tertinggi dalam kariernya. Penampilan gemilang tersebut terasa semakin spesial karena kemenangan ini diraih atas mantan klubnya sendiri.
Hasil ini bukan hanya memutus tren negatif Zalgiris atas Olympiacos, tetapi juga menjadi pernyataan kuat bahwa klub asal Kaunas tersebut masih layak diperhitungkan dalam persaingan elite basket Eropa.












