Sportsbook.co.id, Jakarta – Laga NBA pada Rabu (25/2) waktu Amerika Serikat menghadirkan duel sengit antara Denver Nuggets dan Boston Celtics. Tuan rumah Denver tampil solid dan sukses mengamankan kemenangan meyakinkan 103-84, sekaligus menghentikan performa impresif Celtics yang sebelumnya tengah melaju kencang.
Sosok sentral dalam kemenangan tersebut kembali jatuh kepada Nikola Jokic. Bintang asal Serbia itu membukukan 30 poin dan 12 rebound, memperlihatkan kualitasnya sebagai pemimpin di lapangan. Kontribusinya menjadi faktor utama di balik dominasi Nuggets sepanjang pertandingan.
Jokic Tetap Efektif Meski Akurasi Tak Maksimal
Meski mencatatkan statistik gemilang, Jokic tidak melalui pertandingan dengan mudah. Ia mendapat tekanan ketat dari lini pertahanan Boston, terutama dalam upayanya mencetak angka dari luar garis tripoin. Dari total 28 percobaan tembakan, Jokic hanya memasukkan 11 di antaranya. Sementara dari 13 percobaan tripoin, empat yang berhasil menemui sasaran.
Walau persentase tembakannya kurang efisien, dampak Jokic terasa di momen-momen krusial. Ia menjadi motor kebangkitan Denver menjelang akhir kuarter ketiga. Nuggets menutup kuarter tersebut dengan rentetan 11 poin tanpa balas, mengubah jalannya pertandingan dan menciptakan jarak 10 poin sebelum memasuki kuarter pamungkas.
Momentum itu menjadi titik balik yang sulit dikejar oleh Celtics.
Denver Menjauh di Kuarter Keempat
Memasuki kuarter terakhir, Denver tampil semakin percaya diri. Keunggulan mereka terus bertambah hingga mencapai 17 poin di pertengahan kuarter keempat. Tambahan angka dari situasi second chance memperlebar jarak dan membuat kubu tamu kesulitan mengejar ketertinggalan.
Melihat selisih poin yang kian melebar, pelatih Boston, Joe Mazzulla, akhirnya menarik para pemain inti lebih awal. Keputusan tersebut menjadi sinyal bahwa Celtics menerima kekalahan pada laga kali ini, sekaligus menyimpan tenaga untuk pertandingan berikutnya.
Bagi Denver, kemenangan ini menjadi respons positif setelah hasil yang kurang memuaskan usai jeda All-Star. Sebelumnya, mereka mencatat rekor 1-2 dalam tiga laga terakhir, termasuk kekalahan saat bertandang ke markas Golden State. Hasil atas Boston menjadi momentum kebangkitan yang penting bagi tim asuhan Michael Malone.
Tantangan Tanpa Jamal Murray
Kemenangan Nuggets terasa semakin berarti karena mereka tidak tampil dengan kekuatan penuh. Jamal Murray harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah hanya bermain sekitar delapan menit akibat kondisi yang kurang fit.
Absennya Murray memaksa rotasi pemain Denver berubah. Beberapa pemain pelapis mendapat menit bermain lebih banyak dan mampu memberikan kontribusi signifikan. Salah satunya adalah Tim Hardaway Jr. yang menyumbang 14 poin. Perannya membantu menjaga stabilitas serangan ketika Nuggets kehilangan salah satu motor ofensif utama mereka.
Kedalaman skuad Denver terlihat cukup solid dalam laga ini. Mereka mampu mempertahankan intensitas permainan, terutama di sisi pertahanan yang berhasil meredam produktivitas Celtics.
Perlawanan Celtics Tak Cukup
Di kubu Boston, Jaylen Brown kembali tampil setelah sebelumnya absen karena masalah pada lutut kanannya. Ia langsung memberikan kontribusi nyata dengan torehan 23 poin. Kehadirannya menambah daya gedor Celtics yang sempat tampil konsisten dalam beberapa laga terakhir.
Sementara itu, Derrick White juga menunjukkan performa agresif, terutama pada kuarter kedua. Pemain yang memiliki kedekatan dengan wilayah Colorado tersebut mencetak 18 dari total 20 poinnya pada periode itu, menjaga Boston tetap kompetitif sebelum akhirnya tertinggal jauh di paruh kedua laga.
Meski kalah, Celtics tetap menutup rangkaian tur tandang Wilayah Barat dengan catatan positif 3-1. Namun, kekalahan ini memutus rentetan lima kemenangan beruntun dan sembilan kemenangan dari sepuluh pertandingan terakhir yang sebelumnya mereka bukukan.
Penghormatan untuk Doug Moe
Pertandingan ini juga diwarnai momen emosional bagi publik Denver. Pada jeda waktu pertama, Nuggets menayangkan video penghormatan untuk legenda klub, Doug Moe. Sosok yang pernah melatih Nuggets selama satu dekade itu wafat pada 17 Februari dalam usia 87 tahun.
Doug Moe dikenal sebagai pelatih yang membawa Denver meraih 432 kemenangan selama masa baktinya. Ia juga mengantarkan tim melaju hingga final Wilayah Barat pada 1985 serta mempersembahkan dua gelar Divisi Midwest. Penghormatan tersebut menjadi pengingat akan kontribusinya terhadap sejarah panjang franchise ini.
Agenda Berikutnya
Setelah kemenangan penting atas Boston, Denver akan melanjutkan perjalanan tandang dengan menghadapi Oklahoma City pada Jumat malam waktu setempat. Laga tersebut diperkirakan menjadi ujian berikutnya bagi Nuggets untuk menjaga konsistensi dan memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Sementara bagi Celtics, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi sebelum kembali melanjutkan persaingan ketat di papan atas Wilayah Timur. Duel antara dua tim kuat ini menunjukkan bahwa persaingan menuju babak playoff semakin memanas dan setiap kemenangan memiliki arti penting.












