Real Madrid Tertunduk oleh Getafe, Dean Huijsen Jadi Sasaran Kritik

"Bek Muda Dean Huijsen Jadi Sorotan Usai Kekalahan di Bernabeu"

Real Madrid Tertunduk oleh Getafe, Dean Huijsen Jadi Sasaran Kritik
Real Madrid Tertunduk oleh Getafe, Dean Huijsen Jadi Sasaran Kritik

SportsBook.co.id, Medan Real Madrid harus rela kehilangan tiga poin penting dalam persaingan La Liga usai dikalahkan Getafe 0-1 di Santiago Bernabeu. Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Los Blancos di kandang musim ini, setelah sebelumnya takluk dari Celta Vigo pada 7 Desember 2025.

Gol yang dicetak Satriano di babak pertama memastikan kemenangan tim tamu, sekaligus memicu kekecewaan besar bagi publik Bernabeu. Suasana stadion memanas, dengan siulan dan sorakan “Florentino, mundur” terdengar di akhir laga.


Bernabeu Memunculkan Kekecewaan Suporter

Kekalahan ini membuat pendukung Real Madrid melampiaskan frustrasi terhadap tim, pelatih Alvaro Arbeloa, bahkan hingga presiden klub Florentino Perez. Penampilan tim dianggap jauh dari harapan, terutama pada momen krusial musim ini.

Kemenangan Getafe menjadi catatan bersejarah, karena pelatih Jose Bordalas menjadi pelatih kedua dalam sejarah klub yang berhasil menang di markas Real Madrid setelah Michael Laudrup, 18 tahun silam.

Di tengah sorotan terhadap tim secara keseluruhan, nama Dean Huijsen muncul sebagai salah satu pemain yang paling banyak dikritik. Bek muda berusia 18 tahun ini dinilai belum konsisten menunjukkan performa stabil di lini pertahanan.


Kritik Tajam dan Tekanan yang Berat

Penampilan Huijsen melawan Getafe diulas keras oleh Carrusel Deportivo di Cadena SER. Meski bukan satu-satunya penyebab kekalahan, penampilannya dianggap mencerminkan masalah mendasar yang sedang dihadapi tim.

Para jurnalis, termasuk Dani Garrido, Antonio Romero, dan Tomas Roncero, menilai Huijsen “kurang fokus”, “terlalu dramatis”, dan tampak “kewalahan” menghadapi tekanan di Bernabeu. Axel Torres menekankan bahwa bermain untuk Real Madrid berarti harus bisa bangkit setelah kesalahan pertama dalam pertandingan.

Tomas Roncero menambahkan, posisi bek utama Real Madrid mungkin terlalu cepat diberikan kepada mantan pemain Bournemouth tersebut, sehingga tekanan yang diterima Huijsen menjadi sangat besar.


Dampak pada Peluang Tim Nasional

Performa Huijsen yang belum stabil juga berpotensi memengaruhi peluangnya di tim nasional. Menjelang Piala Dunia, namanya dibahas dalam konteks kemungkinan masuk skuad Luis de la Fuente.

Beberapa pengamat menilai, jika performa seperti ini berlanjut, Huijsen akan sulit mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih timnas. Situasi ini menambah tekanan yang harus dihadapinya di klub maupun panggung internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *