Guardiola Dihukum Skorsing Dua Laga Usai Emosi Meledak ke Wasit, Ini Kronologinya

Ledakan Emosi Guardiola di FA Cup Berujung Skorsing Dua Laga

Guardiola Dihukum Skorsing Dua Laga Usai Emosi Meledak ke Wasit, Ini Kronologinya
Guardiola Dihukum Skorsing Dua Laga Usai Emosi Meledak ke Wasit, Ini Kronologinya

SportsBook.co.id, Medan – Sorotan kembali tertuju pada Josep Guardiola setelah Manchester City sukses menaklukkan Newcastle United 3-1 di FA Cup di St James’ Park. Kemenangan ini membawa City semakin dekat dengan pencapaian langka: berpeluang tampil di empat final FA Cup berturut-turut.

Namun, perhatian media justru tertuju pada perilaku Guardiola di akhir laga. Pelatih asal Spanyol itu tampak meledak emosinya kepada wasit Sam Barrott, yang kemudian berimbas pada hukuman larangan mendampingi tim di dua pertandingan berikutnya.

Untungnya, sanksi ini tidak memengaruhi partisipasinya di final Carabao Cup menghadapi Arsenal, karena aturan disiplin di turnamen tersebut berbeda dengan kompetisi domestik lainnya.


Ledakan Emosi Guardiola di Akhir Pertandingan

Begitu peluit akhir dibunyikan, Guardiola mendekati wasit Sam Barrott dan dua asistennya. Ia terlihat ingin berjabat tangan, namun ekspresi wajah dan gesturnya jelas menunjukkan rasa frustrasi.

Sepanjang laga, pelatih City itu tampak kesal dengan beberapa keputusan wasit, salah satunya ketika Kieran Trippier menarik Jeremy Doku dari belakang namun tidak diberikan pelanggaran. Guardiola menilai seharusnya wasit memberikan penalti, bahkan tanpa perlu mengeluarkan kartu kuning.

Setelah pertandingan, Guardiola meluapkan kekesalannya melalui komentar sarkastik saat wawancara dengan TNT Sports. Ia mengaku sempat berteriak, “Maaf! Maaf! Maaf!” dan menambahkan sindiran, “Maaf karena kami bermain terlalu bagus.”


Kartu Kuning dan Skorsing Dua Laga

Kartu kuning yang diterima Guardiola pada laga itu ternyata punya konsekuensi signifikan. Ini adalah kartu kuning keenamnya musim ini, sehingga otomatis terkena larangan mendampingi tim di dua pertandingan mendatang.

Meski begitu, Guardiola menanggapinya dengan humor sarkastik. “Saya sekarang menjadi manajer dengan rekor kartu kuning terbanyak, dan saya bangga dengan itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Saya selalu ingin memecahkan rekor baru. Sekarang saya mendapat skorsing dua laga, jadi saya akan pergi liburan sementara tim tetap bermain.”

Namun, para pengamat yakin Guardiola tetap akan memantau jalannya pertandingan dari jauh, termasuk saat Manchester City menghadapi West Ham United di Premier League dan laga FA Cup berikutnya.


Mengapa Final Carabao Cup Tidak Terpengaruh

Meskipun terkena skorsing, Guardiola masih bisa mendampingi tim di final Carabao Cup melawan Arsenal. Hal ini disebabkan perbedaan sistem disiplin antara Carabao Cup dan turnamen domestik lainnya di Inggris.

Hukuman dua laga ini hanya berlaku untuk pertandingan Premier League dan FA Cup domestik. Dengan demikian, ia akan absen di laga kontra West Ham serta kemungkinan pertandingan perempat final FA Cup yang jadwalnya masih menunggu penentuan.

Sebelumnya, Guardiola juga pernah menjalani larangan satu pertandingan musim ini setelah mengumpulkan tiga kartu kuning, yang membuatnya tidak bisa berada di bangku cadangan saat melawan Exeter City di FA Cup.

Di sisi lain, Guardiola memuji performa timnya di St James’ Park, menyebutnya sebagai salah satu penampilan terbaik selama ia menangani klub. Ia juga menyoroti aksi sayap Savinho dan kontribusi gol dari Omar Marmoush.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *