JJ Redick Akui Lakers Bermasalah Seiring Kembalinya LeBron James

Pelatih Lakers menilai masalah pertahanan dan organisasi serangan muncul setelah kembalinya LeBron James.

JJ Redick Akui Lakers Bermasalah Seiring Kembalinya LeBron James
JJ Redick Akui Lakers Bermasalah Seiring Kembalinya LeBron James

SportsBook.co.id, MedanNBA : Performa Los Angeles Lakers tengah menurun setelah menelan tiga kekalahan beruntun dan belum meraih kemenangan hampir sepuluh hari terakhir. Pelatih Lakers, JJ Redick, secara terbuka mengungkap penyebab situasi sulit yang dialami timnya, yang menurutnya berkaitan dengan kembalinya LeBron James ke lapangan.

Rentetan hasil negatif Lakers diawali saat mereka takluk dari Los Angeles Clippers dengan skor 88-103 pada 21 Desember. Tren buruk itu berlanjut ketika Lakers dibantai Phoenix Suns 108-132, lalu kembali menelan kekalahan menyakitkan dari Houston Rockets pada laga Hari Natal di Crypto.com Arena.

Redick menilai timnya perlu kembali pada prinsip dasar permainan untuk memperbaiki kondisi. Ia menegaskan pentingnya memahami peran serta kebutuhan setiap pemain agar tercipta kejelasan di dalam tim.

“Saya sangat percaya kami harus kembali ke hal-hal mendasar. Memahami apa yang dibutuhkan tim dan masing-masing pemain akan membantu menciptakan kejelasan yang lebih baik,” ujar Redick, dikutip dari Basketnews.

Pelatih berusia 41 tahun itu menambahkan bahwa membangun kembali fondasi permainan bukanlah proses instan, terutama dalam aspek bertahan. Menurutnya, perbaikan fundamental pertahanan menjadi fokus utama Lakers saat ini.

Performa Lakers memang terus merosot. Dalam 10 pertandingan terakhir, mereka sudah menelan enam kekalahan, dengan tiga di antaranya terjadi secara beruntun. Salah satu masalah paling krusial adalah lini pertahanan yang rapuh.

Saat ini, Lakers berada di peringkat ke-26 NBA dalam catatan defensive rating dengan angka 118,1. Lawan mampu mencetak akurasi tembakan hingga 48,6 persen, sementara persentase tripoin lawan yang mencapai 38,4 persen menjadi yang terburuk di liga saat menghadapi Lakers.

Dalam sesi wawancara pada Sabtu (27/12) waktu setempat, Redick juga menyinggung dampak kehadiran LeBron James. Sang bintang baru memainkan 13 laga musim ini setelah sempat absen dalam 14 pertandingan awal. Lakers mencatat rekor 8-5 saat LeBron tampil, sementara tanpa dirinya mereka justru mencatatkan rekor lebih baik, yakni 11-5.

“Sejak LeBron kembali, kami justru kurang rapi dalam menyerang. Terlalu banyak penguasaan bola yang tidak terstruktur, dan itu tanggung jawab saya,” kata Redick.
Ia menyebut ada tiga aspek yang harus segera dibenahi: kejelasan dalam bertahan, kejelasan peran pemain, serta organisasi serangan.

Statistik juga menunjukkan Lakers kebobolan 121,9 poin per 100 possession dalam 433 menit ketika LeBron berada di lapangan, angka terburuk di antara seluruh tim NBA musim ini. Selain itu, Redick turut menyoroti kurangnya komitmen bertahan dari Luka Doncic.

Dengan rekor 19-10, Lakers kini turun ke posisi kelima Wilayah Barat setelah disalip Houston Rockets yang memiliki catatan kemenangan dan kekalahan serupa. Upaya kebangkitan Lakers akan kembali diuji saat mereka menjamu Sacramento Kings (8-23) di Crypto.com Arena pada laga berikutnya.

(rag)

Foto: Jared C. Tilton / AFP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *