SportsBook.co.id, Jakarta – Berita Piala Super Spanyol: Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, membeberkan alasan di balik keputusannya menggantikan Vinicius Junior pada menit-menit akhir pertandingan saat menghadapi Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Real Madrid harus menerima hasil kurang memuaskan dalam partai puncak Piala Super Spanyol yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Senin (12/1) dini hari WIB. Dalam duel sengit tersebut, Los Blancos harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 3-2.
Barcelona membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Raphinha pada menit ke-36. Real Madrid mampu merespons menjelang turun minum setelah Vinicius Junior mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-45+2. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama karena Robert Lewandowski kembali membawa Blaugrana memimpin di menit ke-45+4. Madrid kembali menyamakan kedudukan tiga menit kemudian melalui gol Gonzalo Garcia. Gol penentu kemenangan Barcelona tercipta pada menit ke-73 lewat sepakan kedua Raphinha.
Walau gagal membawa pulang trofi, Xabi Alonso tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Vinicius Junior. Ia menilai sang winger tampil sangat berpengaruh sepanjang berada di lapangan, bukan hanya karena gol yang dicetaknya.
Alonso menjelaskan bahwa pergantian Vinicius bukan keputusan taktis, melainkan karena kondisi fisik pemain. Vinicius disebut mengalami kram serta kesulitan beradaptasi dengan cuaca panas dan tingkat kelembapan tinggi di Arab Saudi, sehingga meminta untuk ditarik keluar lapangan.
“Dia bermain sangat baik hingga menit ke-82 dan memberi pengaruh besar bagi tim. Namun kondisi cuaca dan kram membuatnya tidak sanggup melanjutkan pertandingan. Dia sendiri yang meminta diganti. Penampilannya luar biasa, golnya sangat indah, dan dia selalu menjadi ancaman serius bagi lawan,” ujar Alonso, dikutip dari situs resmi klub.












