Ambisi Patrick Dumont Bikin Anthony Davis Belum Tersentuh Isu Pertukaran

Pemilik baru Dallas Mavericks memilih bersabar dan menunda keputusan trade demi melihat kekuatan trio bintang tim

SportsBook.co.id, Jakarta -Dallas Mavericks tampaknya belum siap melepas Anthony Davis dalam waktu dekat. Meski rumor pertukaran pemain terus berembus menjelang batas waktu trade, manajemen tim memilih menahan diri. Sikap tersebut tak lepas dari peran pemilik baru Mavericks, Patrick Dumont, yang memiliki visi jangka menengah untuk skuadnya.

Saat ini Mavericks berada dalam fase penuh tanda tanya. Namun alih-alih tergesa-gesa melakukan perubahan besar, organisasi justru mengambil pendekatan yang lebih sabar. Salah satu alasannya adalah keinginan Dumont untuk melihat potensi penuh dari trio andalan tim sebelum mengambil keputusan ekstrem.

Spekulasi mengenai masa depan Anthony Davis memang terus meningkat. Namun, menurut laporan jurnalis NBA Marc Stein, Dumont menjadi figur kunci yang menahan langkah pertukaran tersebut. Ia disebut ingin menyaksikan terlebih dahulu bagaimana performa tiga bintang Dallas jika dimainkan bersama, yakni Cooper Flagg, Anthony Davis, dan Kyrie Irving.

“Para pendukung Mavericks bahkan belum pernah melihat Flagg, Davis, dan Irving tampil bersama sekalipun. Saya mendapat informasi bahwa Patrick Dumont, sebagai pemilik baru, termasuk pihak internal yang ingin menilai potensi trio ini sebelum mempertimbangkan langkah besar berikutnya,” ujar Stein.

Keinginan Dumont dinilai cukup masuk akal. Sejauh ini, Davis dan Irving hampir tidak memiliki waktu bermain bersama akibat cedera. Keduanya bahkan baru sempat tampil satu kali dalam satu pertandingan, sebelum Davis harus meninggalkan laga debutnya bersama Dallas melawan Houston pada 8 Februari lalu karena cedera otot adduktor.

Sementara itu, Irving masih menjalani proses pemulihan pasca operasi lutut dan diproyeksikan baru bisa kembali pada 2026. Meski demikian, belum ada kepastian apakah ia akan pulih sebelum tenggat perdagangan pada 5 Februari. Di sisi lain, Davis juga baru mendapat izin untuk menjalani aktivitas terbatas.

Dengan kondisi tersebut, manajemen Mavericks tampaknya enggan mengambil keputusan besar hanya berdasarkan situasi yang belum utuh. Kehadiran Cooper Flagg memang membawa harapan baru, tetapi tanpa komposisi tim yang lengkap, arah permainan Dallas masih sulit ditebak.

Pihak klub ingin melihat bagaimana pertahanan fleksibel Flagg, kemampuan dua arah Davis, serta naluri mencetak angka elite milik Irving bisa saling melengkapi. Jika ketiganya mampu pulih dan menemukan chemistry, wajah Mavericks di paruh kedua musim bisa berubah drastis.

Namun, jika harapan tersebut tak terwujud, batas waktu perdagangan 5 Februari berpotensi menjadi momen krusial yang memaksa Dallas Mavericks menentukan nasib inti tim mereka ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *