SportsBook.co.id, Jakarta – Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen Liga Inggris 2025/2026, meski pada pekan terbaru tim besutan Mikel Arteta tidak turun ke lapangan. Kegagalan para pesaing justru memberi keuntungan besar bagi The Gunners, yang kini berada di posisi paling stabil untuk meraih gelar juara.
Manchester City, yang seharusnya bisa memangkas jarak dengan Arsenal, kembali gagal setelah bermain imbang 1-1 melawan Brighton di Etihad Stadium. Hasil ini membuat tim asuhan Pep Guardiola tetap di posisi kedua dengan 43 poin, terpaut lima angka dari Arsenal, yang bahkan masih memiliki satu pertandingan tunda.
Kesempatan untuk memperlebar keunggulan terbuka lebar bagi Arsenal. Jika mampu mengalahkan Liverpool di Emirates Stadium pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB, The Gunners bisa unggul hingga delapan poin, semakin menjauh dari pesaing terdekat mereka.
Di Etihad, Manchester City sempat unggul lebih dulu lewat penalti Erling Haaland, yang sekaligus menjadi gol ke-150 sang striker dalam 173 penampilan bersama City. Namun dominasi tim tuan rumah tidak membuahkan hasil maksimal. Kaoru Mitoma menyamakan kedudukan di babak kedua, membuat City menelan imbang ketiga secara beruntun. Guardiola pun menyoroti masalah klasik timnya musim ini: terlalu banyak peluang terbuang.
Tak hanya City, Aston Villa juga gagal mendekati Arsenal setelah bermain imbang 0-0 melawan Crystal Palace. Villa kini memiliki poin yang sama dengan City, namun momentum mereka juga terhenti, sementara Arsenal tetap tampil konsisten di puncak klasemen.
Di sisi lain, Tottenham Hotspur kembali terpeleset. The Lilywhites kalah dramatis 2-3 dari Bournemouth melalui gol telat Antoine Semenyo, memperlihatkan rapuhnya performa tim besutan Thomas Frank dan menambah tekanan pada sang pelatih.
Chelsea juga masih menunjukkan inkonsistensi. Bermain dengan 10 pemain, The Blues takluk 1-2 dari Fulham di bawah sorotan pelatih baru mereka, Liam Rosenior. Hasil ini membuat Chelsea semakin jauh dari persaingan gelar juara musim ini.
Dengan Manchester City, Aston Villa, Tottenham, dan Chelsea yang terus kehilangan poin penting, Arsenal kini berdiri sendirian sebagai tim paling stabil di Liga Inggris musim ini.
Laga melawan Liverpool menjadi ujian krusial berikutnya. Kemenangan tidak hanya akan memperlebar jarak menjadi delapan poin, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa gelar juara semakin sulit digoyahkan dari tangan Arsenal.
Konsistensi permainan, kedalaman skuad, serta mental juara membuat Arsenal berada di posisi ideal untuk menorehkan gelar Liga Inggris pertama mereka sejak 2004. Di tengah inkonsistensi para pesaing, The Gunners tampak melaju sendirian, menuju puncak tanpa hambatan berarti.












