Aurora PH vs Alter Ego di M7: Skor 3-1, Wakil Indonesia Terjun ke Lower Bracket

Dominasi permainan makro Aurora PH memaksa Alter Ego terlempar ke Lower Bracket M7

Sportsbook.co.id, Jakarta -Harapan besar yang dibawa pendukung Alter Ego harus berakhir pahit. Duel antara Alter Ego melawan Aurora PH di M7 World Championship justru menampilkan jurang perbedaan yang cukup jelas. Alih-alih laga ketat penuh adu strategi, pertandingan ini berubah menjadi panggung dominasi wakil Filipina. Kekalahan 1-3 bukan sekadar hasil akhir, melainkan gambaran nyata bahwa semangat saja belum cukup untuk menandingi permainan disiplin Aurora.

Satu-satunya kemenangan Alter Ego di Game 2 terasa lebih seperti pengecualian dibanding tanda kebangkitan. Di tiga game lainnya, Aurora PH tampil rapi, sabar, dan efektif dalam mengendalikan peta. Bagi penonton yang memilih berhenti menonton lebih awal, berikut rangkuman dan analisis mengapa Alter Ego harus menerima kenyataan pahit hari ini.


Rekap Hasil & Statistik Pertandingan

Skor Akhir: Aurora PH menang 3-1 atas Alter Ego
Babak: Knockout Stage M7 World Championship
Tanggal: 21 Januari 2026

Kemenangan ini mengantar Aurora PH melaju di Upper Bracket, sementara Alter Ego harus melanjutkan perjuangan dari Lower Bracket—zona tanpa ruang untuk kesalahan.

MVP Seri: Renejay (EXP Lane – Aurora PH)
Permainannya di garis depan konsisten menekan dan membuat lini belakang Alter Ego sulit bergerak.

Total Game: 4 pertandingan


Game 1: Awal Mengejutkan dari Aurora

Aurora langsung tancap gas sejak early game. Tekanan konstan membuat jungler Alter Ego kesulitan berkembang. Rotasi agresif ke area turtle pertama sukses memecah konsentrasi AE, hingga game berakhir cepat di menit ke-13.

Momen Krusial:
Invasi ke buff merah Alter Ego pada menit ke-3. Kesalahan membaca situasi dari roamer AE menjadi awal snowball Aurora yang tidak terbendung.


Mengapa Alter Ego Kesulitan?

Kekalahan ini lebih disebabkan oleh faktor strategi ketimbang keberuntungan. Beberapa catatan penting dari performa Alter Ego:

  1. Kontrol Map Lemah
    Di beberapa game, terutama Game 1 dan Game 4, pemain AE terlalu sering tertangkap di area hutan sendiri. Rotasi Aurora terlihat selalu selangkah lebih cepat.
  2. Terlalu Bertumpu pada Mekanik Individu
    Alter Ego masih mengandalkan permainan agresif berbasis skill personal. Sayangnya, pendekatan ini kurang efektif menghadapi tim Filipina yang unggul dalam koordinasi dan makro.
  3. Draft Mudah Diantisipasi
    Setelah Game 2, Aurora dengan cepat menyesuaikan draft untuk membatasi pergerakan gold laner AE. Hero-hero dengan kemampuan lock dan burst terus diarahkan untuk menekan Nino.

Game 2: Secercah Harapan

Alter Ego sempat bangkit di game kedua. Claude yang digunakan Nino mendapatkan ruang farming lebih bebas, sementara rotasi tim terlihat lebih tertata.

Highlight:
Team fight di area Lord pada menit ke-16 berujung wipe out untuk Aurora, membawa Alter Ego menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Sayangnya, momentum ini tidak bertahan lama.


Game 3 & 4: Dominasi Penuh Aurora

Harapan tersebut langsung dipatahkan di dua game berikutnya.

  • Game 3:
    Aurora melakukan ban terhadap hero andalan AE dan menerapkan strategi team fight rapat ala Ube. Setiap inisiasi dari Alter Ego berakhir dengan kerugian. Aurora unggul 2-1.
  • Game 4:
    Mental Alter Ego tampak goyah. Banyak eksekusi skill yang meleset dan koordinasi team fight tidak berjalan baik. Aurora menutup pertandingan dengan keunggulan gold sekitar 10 ribu di menit ke-15.

Langkah Alter Ego Selanjutnya

Kekalahan ini memaksa Alter Ego turun ke Lower Bracket, di mana tidak ada kesempatan kedua.

Posisi: Lower Bracket Round 2

Catatan Evaluasi:
Alter Ego wajib melakukan perbaikan cepat, terutama dalam hal draft dan komunikasi tim. Lawan-lawan di Lower Bracket biasanya tampil lebih agresif dan tanpa beban. Jika kesalahan yang sama kembali terulang, perjalanan Alter Ego di M7 bisa berakhir lebih cepat dari harapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *