SportsBook.co.id, Jakarta –Venus Williams mencatatkan tonggak penting saat melangkah ke John Cain Arena, setelah resmi menjadi petenis putri tertua yang tampil di nomor tunggal Australian Open. Namun, momen bersejarah tersebut belum berujung kemenangan.
Petenis asal Amerika Serikat berusia 45 tahun itu belum mampu melampaui rekor milik Kimiko Date Krumm. Mantan petenis Jepang tersebut sebelumnya menjadi petenis tertua yang memenangi pertandingan tunggal di Melbourne pada edisi 2013 saat berusia 42 tahun. Venus harus mengakui keunggulan wakil Serbia, Olga Danilovic, melalui pertarungan tiga set dengan skor 6-7, 6-3, 6-4 dalam laga berdurasi 2 jam 17 menit.
Meski berstatus sebagai petenis peringkat 576 dunia, Venus tampil cukup menjanjikan di awal pertandingan. Ia langsung merebut keunggulan dan menekan lawannya sejak set pertama. Namun, Danilovic yang berada di peringkat 68 dunia perlahan menemukan ritme permainan dan mampu menjaga keseimbangan hingga pertandingan berlanjut ke tiebreak.
Di set pertama, Danilovic sempat mengamankan peluang set point pada gim kesepuluh dan kembali mendapatkan dua kesempatan lain di tiebreak. Kendati demikian, pengalaman Venus membantunya merebut set pembuka.
Memasuki set kedua, petenis Serbia yang usianya terpaut hampir dua dekade lebih muda tampil lebih agresif. Ia mematahkan servis Venus di awal set dan berhasil menyamakan kedudukan satu set sama, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui set ketiga.
Venus sempat memulai set penentuan dengan sangat baik setelah unggul cepat 4-0. Namun, Danilovic menunjukkan ketangguhannya dengan mengejar hingga skor imbang 4-4. Setelah itu, ia tampil dominan dan mengamankan dua gim terakhir untuk memastikan kemenangan.
Australian Open tahun ini menjadi penampilan ke-22 Venus Williams di turnamen Grand Slam tersebut. Meski tersingkir di nomor tunggal, ia dijadwalkan masih akan berlaga di sektor ganda putri bersama Ekaterina Alexandrova.
“Pertandingannya sangat luar biasa dan penuh momen spesial,” ujar Venus. “Atmosfer penonton sungguh luar biasa dan dukungan mereka sangat terasa. Lawan saya bermain sangat baik, dan ada pula sedikit faktor keberuntungan. Begitulah olahraga, kadang hasilnya memang seperti itu.”
Ia juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap performa yang ditampilkan. “Saya merasa bangga karena permainan saya terus meningkat. Saya bekerja keras untuk mengurangi kesalahan dan bermain sesuai dengan yang saya inginkan. Rasanya unik, menyenangkan, dan saya benar-benar merasa sangat dekat dengan kemenangan.”
Sementara itu, Danilovic yang mencapai babak keempat Australian Open pada musim lalu, selanjutnya akan menghadapi unggulan ketiga Cori Gauff atau Kamilla Rakhimova dalam perebutan tiket ke babak ketiga.












