Barcelona Ukir Sejarah di Piala Super Spanyol usai Bantai Athletic Club 5-0

Blaugrana Tampil Dominan dan Cetak Rekor Baru di Piala Super Spanyol

SportsBook.co.id, Medan Barcelona mengawali tahun dengan pesan tegas di ajang Piala Super Spanyol. Bermain di Arab Saudi, Blaugrana menghancurkan Athletic Club dengan skor mencolok 5-0 pada laga semifinal dan memastikan satu tempat di partai puncak.

Pertandingan berjalan sepihak sejak peluit awal. Tim besutan Hansi Flick tampil dominan dalam penguasaan bola, tajam saat menyerang, serta sangat efisien dalam memanfaatkan peluang. Laga ini menjadi gambaran paling jelas sejauh ini tentang arah permainan yang ingin dibangun sang pelatih.

Kemenangan telak tersebut bukan sekadar tiket menuju final. Selisih lima gol atas Athletic Bilbao juga mencatatkan rekor baru sebagai margin kemenangan terbesar sepanjang sejarah Piala Super Spanyol dalam satu pertandingan.

Rekor dan Catatan Bersejarah

Hasil Barcelona kontra Athletic Club langsung menorehkan sejumlah catatan istimewa. Belum pernah sebelumnya ada tim yang menang dengan perbedaan lima gol di ajang Supercopa de España.

Tak hanya rekor tim, kontribusi individu para pemain Barcelona juga mencuri perhatian. Untuk pertama kalinya sejak setidaknya musim 2010/2011, tiga pemain terlibat langsung dalam tiga gol pada satu laga Piala Super Spanyol.

Fermin López tampil menonjol dengan satu gol dan dua assist. Raphinha menyumbang dua gol serta satu assist, sementara Roony Bardghji melengkapi pesta dengan satu gol dan dua assist. Secara keseluruhan, empat pemain berbeda mencatatkan namanya di papan skor, menegaskan kuatnya produktivitas kolektif Barcelona.

Superioritas Sejak Babak Pertama

Sejak menit awal, arah pertandingan Barcelona vs Athletic Club sudah terlihat jelas. Pedri dan Frenkie de Jong mendominasi lini tengah, menjadi poros utama dalam mengalirkan bola dan mengatur tempo permainan.

Athletic Club kesulitan keluar dari tekanan tinggi Barcelona dan nyaris tak mampu mengembangkan serangan berarti. Lini pertahanan tim Basque terlihat kerepotan menghadapi pergerakan agresif tanpa bola dari para pemain Blaugrana.

Gol demi gol lahir melalui variasi serangan. Penyelesaian Fermin López usai menerima umpan silang Raphinha, hingga tembakan keras Raphinha yang menghujam atap gawang, menjadi sorotan utama. Situasi semakin memburuk bagi Athletic setelah kesalahan kiper Unai Simón dimanfaatkan Roony Bardghji.

Babak pertama ditutup dengan keunggulan 4-0, skor yang mencerminkan dominasi mutlak Barcelona baik dari segi peluang maupun efektivitas.

Kontrol Laga dan Langkah ke Final

Barcelona tak mengendurkan tekanan di awal babak kedua. Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat situasi kemelut di kotak penalti, sekaligus menggenapkan kemenangan menjadi 5-0.

Setelah itu, tempo pertandingan mulai menurun. Ernesto Valverde dan Hansi Flick sama-sama melakukan rotasi, menarik beberapa pemain inti dan memberi kesempatan bagi pemain pelapis.

Meski intensitas berkurang, Athletic Club tetap gagal memanfaatkan peluang yang ada. Kesempatan emas Unai Gómez dalam situasi satu lawan satu tak mampu berbuah gol, memupus harapan untuk sekadar memperkecil ketertinggalan.

Peluit panjang menutup malam sempurna Barcelona. Dengan kepercayaan diri yang tinggi, Blaugrana kini menantikan lawan di partai final, yang akan ditentukan dari duel Real Madrid kontra Atletico Madrid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *