SportsBook.co.id, Medan – Jose Mourinho kembali menyita perhatian publik sepak bola Eropa setelah sukses mengantar Benfica meraih kemenangan dramatis atas Real Madrid. Duel matchday ke-8 Liga Champions musim 2025/2026 yang digelar di Estadio da Luz, Kamis (29/01/2026) dini hari WIB, menyuguhkan laga penuh ketegangan hingga menit akhir.
Benfica menutup pertandingan dengan kemenangan 4-2 lewat gol penentu pada menit ke-98 yang dicetak oleh kiper Anatoliy Trubin. Hasil tersebut memastikan klub asal Portugal itu melaju ke fase gugur, sekaligus menggagalkan Real Madrid lolos otomatis ke babak 16 besar.
Kemenangan bersejarah ini langsung memunculkan kembali spekulasi terkait masa depan Jose Mourinho. Pelatih yang dikenal dengan julukan The Special One itu kembali dikaitkan dengan kemungkinan pulang ke Santiago Bernabeu, klub yang pernah ia tangani sebelumnya.
Tak hanya itu, di tengah euforia kemenangan Benfica, muncul pula isu lain. Mourinho disebut masuk dalam radar federasi sepak bola Portugal sebagai kandidat pelatih tim nasional di masa depan.
Mourinho Masuk Bursa Pelatih Real Madrid
Rumor mengenai masa depan Mourinho sejatinya telah beredar sebelum laga melawan Real Madrid berlangsung. Jurnalis COPE, Alfredo Relano, menyebut Mourinho sebagai salah satu kandidat utama pilihan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, jika terjadi pergantian pelatih.
Relano mengungkapkan bahwa Perez tertarik membawa Mourinho kembali untuk periode kedua di Bernabeu. Sebelumnya, Mourinho sukses mempersembahkan gelar La Liga dan Copa del Rey selama menangani Los Blancos pada 2010–2013.
Hubungan Mourinho dengan Real Madrid pun dinilai tidak pernah benar-benar terputus. Pada 2019, ia sempat menyebut Madrid sebagai klub bersejarah dan mengaku tidak menutup kemungkinan kembali jika situasinya tepat.
Dalam wawancara bersama beIN Sports, Mourinho menegaskan bahwa ia terbuka terhadap peluang tersebut selama proyek yang ditawarkan sesuai dengan visi dan ambisinya sebagai pelatih.
Mourinho Enggan Terjebak Spekulasi
Menjelang laga kontra Real Madrid, Mourinho memilih meredam isu yang berkembang. Ia menegaskan fokus utamanya adalah membawa Benfica tampil maksimal di Liga Champions, bukan membahas rumor kepindahan.
Pelatih asal Portugal itu menilai spekulasi seputar masa depannya hanya akan menjadi gangguan bagi tim. Ia pun menolak anggapan bahwa laga melawan Real Madrid memiliki muatan emosional secara personal.
“Jangan berharap saya membuat sinetron,” ujar Mourinho dalam konferensi pers. “Ada banyak sinetron yang bagus, tetapi terlalu panjang.”
Peluang ke Madrid atau Timnas Portugal
Usai Benfica memastikan tempat di babak gugur, spekulasi soal Mourinho justru semakin kencang. Media Spanyol AS menyebut situasi ini sebagai sesuatu yang sudah menjadi rahasia umum.
Dalam laporan tersebut, Mourinho disebut berpeluang menerima dua tawaran besar dalam waktu dekat. Opsi pertama adalah kembali ke Real Madrid jika terjadi perubahan di kursi pelatih, sementara opsi lainnya adalah menangani tim nasional Portugal.
Mourinho dikabarkan bisa menjadi kandidat pengganti Roberto Martínez apabila Portugal gagal mencapai target di Piala Dunia. Meski publik Portugal berharap ia bertahan di Benfica, peluang besar di level klub maupun tim nasional diyakini akan terus membayangi masa depan sang pelatih.












