Sportsbook.co.id, Jakarta -Sesi uji coba kolektif perdana MotoGP hampir rampung, tetapi Marco Bezzecchi memilih bersikap hati-hati dalam memberikan penilaian. Pembalap Aprilia tersebut berhasil mencatatkan posisi terdepan di belakang empat pembalap Ducati. Meski demikian, saat berbincang dengan media pada waktu jeda siang, ia tidak banyak membahas peluangnya menghadapi musim baru.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan bersaing dalam perebutan gelar juara dunia, Bezzecchi menilai masih terlalu cepat untuk memberikan kesimpulan. Ia menegaskan bahwa masih ada beberapa sesi pengujian sebelum musim resmi dimulai, sehingga banyak hal yang belum bisa dipastikan.
Bezzecchi juga menanggapi pernyataan penguji Aprilia, Lorenzo Savadori, yang menilai motor RS-GP26 telah mengalami kemajuan dibandingkan versi 2025. Menurut Bezzecchi, motor terbaru memang menunjukkan peningkatan di berbagai sisi, meskipun perubahan yang dilakukan lebih bersifat penyempurnaan daripada transformasi besar.
Ia menjelaskan bahwa karakter dasar motor masih mirip dengan generasi sebelumnya. Perubahan terbesar justru terjadi saat peralihan dari motor 2024 ke 2025. Untuk RS-GP26, sejumlah pembaruan tetap dilakukan, namun peningkatannya tidak terlalu drastis dan sulit diukur secara angka.
Pada sesi time attack yang dilakukan Kamis pagi, 5 Februari 2026, Bezzecchi mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil yang diraih. Ia merasa masih bisa tampil lebih maksimal, tetapi berbagai pengujian komponen baru membuatnya harus terus menyesuaikan diri dengan motor. Menurutnya, performa waktu putaran bukanlah fokus utama dalam tahap pengujian.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah penggunaan desain ekor motor baru dengan enam baris sirip. Namun, Bezzecchi enggan mengungkapkan detail teknis dari perubahan tersebut. Ia menyebutkan bahwa di MotoGP, perbedaan performa sering kali sangat kecil sehingga sulit untuk dijelaskan secara rinci.
Untuk menentukan paket final RS-GP26, Aprilia masih membutuhkan sesi tes tambahan yang akan digelar di Buriram dalam dua pekan mendatang. Bezzecchi mengatakan hujan sempat mengganggu rencana pengujian sebelumnya, sehingga beberapa pengembangan masih harus diuji lebih lanjut di Thailand.
Ia juga menilai sulit untuk menilai kekuatan para pesaing selama sesi tes. Setiap tim memiliki program pengujian masing-masing, termasuk penggunaan ban dan pengaturan motor yang berbeda, sehingga perbandingan performa tidak bisa dilakukan secara langsung.
Selama tes berlangsung, Bezzecchi hanya sempat melihat beberapa pembalap lain di lintasan, termasuk Francesco Bagnaia, Maverick Vinales, dan Pedro Acosta. Ia mengaku memperhatikan beberapa perbedaan performa dan telah melaporkannya kepada tim teknis.
Selain itu, kondisi lintasan yang memiliki tingkat cengkeraman sangat baik selama pengujian juga menjadi faktor yang mempersulit evaluasi. Bezzecchi menjelaskan bahwa trek dalam kondisi seperti ini memungkinkan pembalap mencatatkan waktu putaran yang lebih cepat dibandingkan saat balapan sebenarnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa mengendarai motor MotoGP di lintasan dengan grip optimal memberikan pengalaman yang menyenangkan. Hal tersebut berbeda dengan kondisi trek saat akhir pekan balapan, yang biasanya lebih menantang bagi para pembalap.












