Bojan Hodak Murka soal Kepemimpinan Wasit Usai Persib Ditahan Persik: “Lebih Baik Saya Diam, Kalau Bicara Gaji Dipotong”

Persib Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir, Bojan Hodak Soroti Banyaknya Keputusan Kontroversial Wasit

Bojan Hodak Murka soal Kepemimpinan Wasit Usai Persib Ditahan Persik: “Lebih Baik Saya Diam, Kalau Bicara Gaji Dipotong”
Bojan Hodak Murka soal Kepemimpinan Wasit Usai Persib Ditahan Persik: “Lebih Baik Saya Diam, Kalau Bicara Gaji Dipotong”

SportsBook.co.id, Jakarta – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tak mampu menyembunyikan rasa kecewanya setelah tim asuhannya gagal membawa pulang kemenangan dari markas Persik Kediri. Hasil imbang 1-1 dalam lanjutan pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Senin (5/1), meninggalkan kekecewaan mendalam, terutama terkait keputusan wasit Muhammad Tri Santoso.

Persib sejatinya berada di jalur yang tepat untuk meraih tiga poin. Maung Bandung unggul lebih dulu lewat gol Saddil Ramdani pada menit ke-66 setelah memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Persik. Namun, situasi pertandingan berubah drastis di sepuluh menit terakhir.

Petaka datang pada menit ke-82 ketika Saddil Ramdani harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu merah yang dikeluarkan wasit. Keputusan tersebut membuat Persib terpaksa bermain dengan sepuluh pemain dalam fase krusial laga.

Kehilangan Fokus di Menit Akhir

Unggul jumlah pemain, Persik Kediri terus meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil di masa injury time. Gol penyeimbang dicetak Muhamad Firli pada menit ke-90+5, sekaligus memupus harapan Persib untuk membawa pulang kemenangan dari Kediri.

Hasil imbang ini terasa menyakitkan bagi Persib, mengingat kemenangan sudah berada di depan mata. Kehilangan konsentrasi di menit akhir serta keputusan-keputusan wasit menjadi sorotan utama usai pertandingan.

Kekecewaan Bojan Hodak terhadap Wasit

Dalam sesi konferensi pers, Bojan Hodak secara terbuka mengakui ketidakpuasannya terhadap kepemimpinan wasit. Ia menilai terlalu banyak kartu kuning yang dikeluarkan sepanjang pertandingan, yang menurutnya sangat memengaruhi ritme permainan Persib.

“Pertama-tama saya harus menyebut soal wasit. Jujur saja, saya tidak senang dengan kepemimpinan wasit malam ini,” ujar Hodak kepada awak media.

Namun demikian, pelatih asal Kroasia itu memilih untuk tidak mengulas lebih jauh mengenai detail keputusan wasit. Ia menegaskan bahwa pihak klub akan menempuh jalur resmi untuk menyampaikan keberatan.

“Kami akan mengirimkan surat resmi. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi. Saya tidak bisa berbicara lebih jauh soal wasit,” lanjutnya singkat.

Menahan Diri Demi Fokus Laga Besar

Bojan Hodak menyadari bahwa komentar terbuka terkait wasit berpotensi berujung sanksi. Oleh karena itu, ia memilih menahan diri meski rasa kecewa masih jelas terlihat.

“Saya tidak bisa menjelaskan semuanya. Kalau saya berbicara lebih jauh, gaji saya bisa dipotong. Jadi lebih baik saya diam,” tuturnya dengan nada serius.

Ia juga menegaskan bahwa fokus Persib kini tertuju pada pertandingan besar berikutnya, yakni duel klasik melawan Persija Jakarta. Hodak tidak ingin polemik soal wasit justru mengganggu persiapan tim menghadapi laga sarat gengsi tersebut.

“Kami akan melawan Persija di pertandingan selanjutnya. Saya tidak ingin berbicara terlalu banyak dan membuat orang berpikir macam-macam. Lebih baik kami fokus ke laga berikutnya,” pungkas Hodak.

Hasil imbang ini membuat Persib kehilangan momentum penting di papan atas klasemen. Meski demikian, Maung Bandung masih memiliki peluang besar untuk tetap bersaing dalam perburuan gelar, asalkan mampu segera bangkit dan menjaga konsistensi di laga-laga selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *