Bortoleto Ungkap Peran Verstappen dalam Keputusan Kontraknya

Kedekatan dengan Max Verstappen jadi bagian penting dalam perjalanan karier Gabriel Bortoleto menuju F1

SportsBook.co.id, Jakarta -Pembalap muda asal Brasil, Gabriel Bortoleto, resmi mengamankan kursi bersama Sauber usai menjuarai Formula 2 bersama McLaren. Tim asal Swiss tersebut nantinya akan bertransformasi menjadi tim pabrikan Audi mulai musim 2026.

Bortoleto mencatat prestasi gemilang dengan meraih gelar juara Formula 3 pada 2023 dan melanjutkannya dengan titel Formula 2 pada 2024. Kesuksesan itu mengantarkannya bergabung ke dalam program pembalap muda McLaren, yang berada di bawah manajemen A14 milik Fernando Alonso.

Dalam perjalanannya menuju Formula 1, Bortoleto mengungkap kedekatannya dengan juara dunia Max Verstappen. Ia menyebut hubungan mereka telah terjalin lama dan bukan sekadar isu yang baru muncul belakangan.
“Saya sudah berteman baik dengan Max sejak cukup lama. Hanya saja sekarang lebih banyak dibicarakan media,” ujarnya.

Pembalap berusia 21 tahun tersebut menambahkan bahwa hubungan mereka semakin erat setelah berada di lingkungan Formula 1. Menurutnya, Verstappen adalah sosok yang ramah dan sering menghabiskan waktu bersama dengannya.

Bortoleto juga mengungkap bahwa Verstappen memberikan dukungan penting di balik layar, khususnya ketika ia masih berkompetisi di kategori junior. Bahkan, ia mengaku sempat meminta pandangan Verstappen terkait langkah-langkah kontrak dalam kariernya.
“Tidak banyak yang tahu, tetapi dia banyak membantu saya sejak masih di seri junior. Saya sempat meminta masukan darinya soal kontrak,” jelas Bortoleto.

Saat mempertimbangkan keputusannya bergabung dengan McLaren dan kemudian pindah ke Sauber, Bortoleto menilai Verstappen sebagai figur yang memberi arahan tanpa tekanan.
“Saya bertanya pendapatnya sebelum menandatangani kontrak dengan McLaren, begitu juga saat saya memutuskan ke Sauber. Dia tidak pernah memaksakan apa pun,” lanjutnya.

Menurut Bortoleto, Verstappen hanya menyampaikan pandangan pribadi atas pertanyaan yang diajukan. Ia menilai sikap tersebut sebagai bentuk kepedulian yang tulus.
“Dia tidak wajib membantu saya, tapi selalu bersedia. Saya berharap saya juga bisa memberi sesuatu kembali, meski saya masih harus banyak belajar darinya,” katanya, sembari mengungkap bahwa mereka juga pernah berlatih bersama menggunakan simulator.

Di sisi lain, terungkap bahwa Verstappen turut memberikan rekomendasi positif mengenai Bortoleto kepada jajaran Red Bull. Hal itu disampaikan sang juara dunia dalam podcast Pelas Pistas.
“Bahkan sebelum saya masuk Formula 1, saya sudah bilang ke tim, ‘Perhatikan Gabi,’” ucap Verstappen.

Pembalap Belanda tersebut juga menyinggung masa depannya sendiri di Formula 1. Meski masih terikat kontrak hingga 2028, ia mengaku belum mengetahui langkah selanjutnya setelah itu.

Menutup pernyataannya, Verstappen menyampaikan harapan besar bagi karier Bortoleto.
“Saya berharap dalam tiga atau empat tahun ke depan dia bisa mendapatkan kesempatan bersaing di barisan depan. Jika itu terjadi di tim yang sama, tentu akan sangat bagus,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *