BRI Super League Naik Pesat di Ranking Klub Asia 2025/2026

Persib dan Dewa United Dorong Liga Indonesia Meroket di Ranking Klub Asia 2025/2026

BRI Super League Naik Pesat di Ranking Klub Asia 2025/2026
BRI Super League Naik Pesat di Ranking Klub Asia 2025/2026

SportsBook.co.id, Jakarta – Liga Indonesia, yang kini dikenal dengan nama BRI Super League, mencatatkan pencapaian signifikan di kancah sepak bola Asia. Dalam pengumuman terbaru yang dirilis oleh AFC pada Senin (23/2/2026), kompetisi Indonesia berhasil meroket di AFC Club Competition Ranking 2025/2026, dari posisi ke-25 naik ke peringkat ke-18.

Lonjakan ini menandai prestasi luar biasa bagi Liga Indonesia, terutama karena sebagian besar poin disumbangkan oleh dua klub papan atas, yakni Persib Bandung dan Dewa United. Keberhasilan mereka menunjukkan perkembangan kompetisi lokal yang semakin kompetitif di tingkat Asia.

Persib Bandung: Motor Pencetak Poin Liga Indonesia

Kontribusi terbesar terhadap peningkatan ranking Liga Indonesia datang dari Persib Bandung. Klub berjuluk Maung Bandung ini menjadi salah satu wakil Indonesia yang tampil di turnamen klub Asia.

Persib tampil impresif di AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026, mampu melaju hingga babak 16 besar. Catatan ini memberi kontribusi signifikan pada perolehan 10,033 poin Liga Indonesia musim ini. Keberhasilan Persib bukan hanya mengangkat nama klub, tetapi juga meningkatkan citra BRI Super League di mata Asia.

Keberhasilan Persib juga menandai konsistensi klub dalam kompetisi internasional, membuktikan bahwa sepak bola Indonesia memiliki kualitas yang mulai diperhitungkan di kancah Asia. Para pemain kunci Persib tampil stabil, sementara manajemen klub berhasil menyiapkan strategi matang untuk menghadapi kompetisi regional.

Peran Dewa United dalam Peningkatan Poin Liga

Selain Persib, Dewa United juga turut menyumbang poin penting bagi peringkat liga domestik. Dewa United berlaga di AFC Challenge League (ACGL) 2025/2026 dan menunjukkan performa kompetitif di level Asia.

Saat ini, Dewa United masih berjuang di babak perempat final menghadapi klub asal Vietnam, Manila Digger. Tim berjulukan Banten Warriors ini berhasil menunjukkan mental juara dan kemampuan strategi yang mumpuni, memperkuat posisi Liga Indonesia di ranking Asia.

Total poin yang diperoleh Liga Indonesia dari kedua klub ini mencapai 26,299 poin, menjadikan liga nasional sebagai salah satu kompetisi yang naik signifikan di antara negara-negara Asia. Peningkatan ini tidak hanya penting dari sisi prestasi, tetapi juga membuka peluang bagi klub-klub lain untuk bersaing di turnamen internasional pada musim berikutnya.

Posisi Liga Indonesia di Asia Tenggara

Meskipun berhasil menembus peringkat ke-18 secara keseluruhan di Asia, Liga Indonesia masih berada di peringkat kelima di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Thailand berada di peringkat ketujuh, Malaysia di posisi kesebelas, Singapura menempati posisi ke-14, dan Vietnam di urutan ke-15.

Peringkat ini menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan, Liga Indonesia masih harus menghadapi tantangan dari negara-negara tetangga yang memiliki tradisi dan konsistensi di kompetisi Asia. Namun, pencapaian saat ini menjadi indikator positif bahwa kualitas liga domestik semakin membaik dan mampu bersaing dengan kompetisi regional.

Peta Persaingan Klub Asia 2025/2026

Di level Asia secara keseluruhan, Arab Saudi menempati posisi puncak ranking klub kompetisi AFC musim ini. Diikuti oleh Jepang, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab (UEA) yang menempati urutan empat besar. Posisi lima diisi oleh Iran, kemudian Qatar, Thailand, China, Australia, Uzbekistan, Malaysia, Irak, Yordania, Singapura, dan Vietnam.

Peringkat ini menunjukkan dominasi klub-klub Asia Barat dan Timur di level kompetisi klub, sementara Liga Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan yang signifikan. Ke depan, stabilitas performa klub-klub Indonesia di turnamen Asia akan menjadi faktor kunci untuk terus mendongkrak peringkat liga domestik.

Momentum untuk Sepak Bola Nasional

Kenaikan peringkat ini bisa menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Selain meningkatkan reputasi klub, hal ini juga berpotensi menarik sponsor, meningkatkan kualitas pemain, dan memacu pengembangan infrastruktur klub.

Dengan Persib Bandung dan Dewa United sebagai pionir, liga domestik mendapatkan bukti nyata bahwa kompetisi lokal mampu menembus level internasional. Kesuksesan ini juga memberi motivasi bagi klub-klub lain di BRI Super League untuk meningkatkan kualitas permainan dan konsistensi di kancah internasional.

Kesimpulan

BRI Super League berhasil menunjukkan kemajuan signifikan di tingkat Asia, didorong oleh kontribusi Persib Bandung dan Dewa United. Dengan peringkat ke-18 di ranking klub Asia 2025/2026 dan pencapaian 26,299 poin, liga Indonesia menegaskan potensinya di kompetisi regional dan internasional.

Meskipun masih tertinggal dari beberapa negara Asia Tenggara, tren positif ini memberikan harapan bagi pertumbuhan sepak bola Indonesia. Dengan strategi yang tepat, peningkatan kualitas pemain, dan konsistensi klub, bukan tidak mungkin BRI Super League akan menembus posisi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *