Bukan Lagi “Siu”, Cristiano Ronaldo Perkenalkan Selebrasi Gol Anyar di Liga Arab Saudi

Selebrasi Baru Ronaldo Warnai Kemenangan Telak Al Nassr dan Panaskan Persaingan Top Skor Liga Arab Saudi

Bukan Lagi “Siu”, Cristiano Ronaldo Perkenalkan Selebrasi Gol Anyar di Liga Arab Saudi
Bukan Lagi “Siu”, Cristiano Ronaldo Perkenalkan Selebrasi Gol Anyar di Liga Arab Saudi

SportsBook.co.id, Jakarta – Sorotan kembali tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Bukan semata-mata karena gol yang ia cetak, melainkan aksi selebrasi berbeda yang ia tunjukkan di hadapan publik. Dalam laga Liga Pro Saudi yang mempertemukan Al Nassr kontra Al Najma pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB, bintang asal Portugal itu menampilkan perayaan gol baru dan untuk sementara meninggalkan selebrasi legendaris “Siu” yang telah melekat pada dirinya selama bertahun-tahun.

Kemenangan besar dengan skor 5-0 menjadi panggung sempurna bagi Ronaldo untuk mencuri perhatian. Gol pembuka yang ia cetak dari titik putih menjadi awal dominasi timnya, sekaligus menghadirkan momen unik yang langsung ramai dibicarakan.

Selebrasi yang Tak Biasa dari Sang Megabintang

Gol Ronaldo lahir lewat eksekusi penalti di awal pertandingan. Dengan tenang, ia menaklukkan penjaga gawang lawan dan membawa timnya unggul cepat. Tambahan satu gol tersebut membuat koleksi pribadinya musim ini menyentuh angka 21 di kompetisi liga.

Namun, bukan hanya gol itu yang menjadi bahan perbincangan. Biasanya, usai mencetak gol, Ronaldo akan berlari, melompat tinggi, berputar di udara, lalu mendarat dengan kedua kaki terbuka sembari meneriakkan “Siu” yang sudah identik dengan namanya. Selebrasi tersebut telah menjadi simbol karier panjangnya di berbagai klub besar Eropa dan kini di Timur Tengah.

Kali ini, ia memilih pendekatan berbeda. Setelah bola bersarang di gawang, Ronaldo berlari menuju sudut lapangan sambil mengangkat tangannya. Banyak yang menduga ia akan melakukan gerakan khasnya. Namun, dugaan itu meleset. Pemain berusia 41 tahun tersebut hanya melakukan lompatan kecil dan menggerakkan pergelangan tangannya seperti sedang melakukan tembakan dalam bola basket.

Gerakan tersebut mengingatkan pada aksi shooting atau bahkan slam dunk dalam olahraga bola basket. Perubahan sederhana tetapi mencolok itu langsung mengundang reaksi para penonton dan warganet.

Inspirasi dari Dunia Basket?

Belum ada penjelasan resmi mengenai alasan di balik selebrasi anyar tersebut. Apakah itu bentuk penghormatan terhadap olahraga lain, simbol pesan tertentu, atau sekadar variasi spontan, semuanya masih menjadi tanda tanya.

Meski begitu, banyak penggemar bola basket yang menyambutnya dengan antusias. Mereka menilai selebrasi tersebut sebagai sentuhan segar dari seorang ikon sepak bola dunia yang terus berinovasi, bahkan dalam hal perayaan gol.

Terlepas dari maknanya, yang jelas selebrasi tersebut menambah warna dalam perjalanan karier Ronaldo. Ia dikenal bukan hanya sebagai mesin gol, tetapi juga figur yang memahami nilai hiburan dalam sepak bola.

Dominasi Penuh Al Nassr di Lapangan

Gol cepat Ronaldo menjadi fondasi kuat bagi dominasi Al Nassr sepanjang laga. Setelah unggul, mereka tampil percaya diri dan terus menekan pertahanan lawan.

Kingsley Coman memperbesar keunggulan pada menit ke-32 melalui penyelesaian klinis di kotak penalti. Menjelang turun minum, Inigo Martinez mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan jarak jauh yang tak mampu dibendung kiper lawan. Skor 3-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, tempo permainan tak menurun. Al Nassr tetap agresif, menyadari bahwa tambahan tiga poin akan membawa mereka melesat ke puncak klasemen, melewati Al Ahli.

Sadio Mane, mantan pemain Liverpool, mencetak gol keempat hanya beberapa menit setelah babak kedua dimulai. Inigo Martinez kemudian menutup pesta gol lewat gol keduanya pada menit ke-80, memastikan kemenangan telak 5-0.

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Al Najma yang masih terpuruk di dasar klasemen. Dengan koleksi delapan poin dan selisih delapan angka dari zona aman, perjuangan mereka untuk bertahan di kasta tertinggi kian berat.

Perburuan Sepatu Emas Semakin Ketat

Walau tampil mencolok lewat selebrasi baru, kontribusi Ronaldo dalam laga tersebut hanya sebatas satu gol penalti. Dalam persaingan top skor, ia tentu ingin terus menambah pundi-pundi golnya.

Saat ini, Ronaldo mengoleksi 21 gol dari 21 pertandingan dan menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak. Peringkat teratas dihuni oleh penyerang Inggris, Ivan Toney, yang telah membukukan 23 gol bersama Al Ahli. Sementara posisi kedua ditempati oleh Julian Quinones dari Al Qadsiah.

Persaingan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Ronaldo. Ia datang ke musim 2025/26 dengan status peraih dua Golden Boot beruntun. Pada musim 2023/24, ia mencetak 35 gol dari 31 pertandingan liga. Musim berikutnya, ia kembali tajam dengan torehan 25 gol dalam 30 laga.

Jika mampu kembali menjadi top scorer, Ronaldo akan mencatatkan rekor sebagai pemain Eropa pertama yang meraih Golden Boot Liga Arab Saudi dalam tiga musim berturut-turut.

Target Gelar dan Ambisi Pribadi

Ambisi Ronaldo tak hanya berhenti pada penghargaan individu. Sejak bergabung dengan Al Nassr pada 2023, ia baru mengoleksi satu trofi, yakni Arab Club Champions Cup di musim perdananya.

Kini, dengan keunggulan dua poin di puncak klasemen, peluang meraih gelar liga terbuka lebar. Konsistensi hingga akhir musim menjadi kunci agar mimpi tersebut terwujud.

Bagi Ronaldo, gelar liga akan menjadi tambahan prestasi penting dalam karier panjangnya yang sudah sarat trofi. Jika berhasil, itu akan menjadi gelar liga kedelapan sepanjang perjalanan profesionalnya.

Di usia yang tak lagi muda untuk ukuran pesepak bola, Ronaldo terus membuktikan bahwa ia belum habis. Entah melalui gol, rekor, atau bahkan selebrasi baru yang tak terduga, ia selalu menemukan cara untuk tetap menjadi pusat perhatian dunia sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *