Carlos Alcaraz Tertatih, Tapi Temukan Solusi di Laga Pembuka Qatar Open

Carlos Alcaraz mengatasi tekanan laga pembuka Qatar Open 2026 dengan permainan tenang dan efektivitas di momen krusial.

DOHA, QATAR FEBRUARY 17: Carlos Alcaraz of Spain competes against Arthur Rinderknech of France during a Round One singles match at the Qatar ExxonMobil Open at the Khalifa International Tennis and Squash Complex on February 17, 2026 in Doha, Qatar. (Photo by Artur Widak/NurPhoto via Getty Images)

Sportsbook.co.id, Jakarta -Langkah awal Carlos Alcaraz di Qatar Open musim 2026 tidak berjalan mulus. Meski demikian, petenis unggulan pertama itu berhasil menemukan jalan keluar di tengah tekanan untuk mengamankan kemenangan pada pertandingan pembuka turnamen di Doha.

Tampil untuk pertama kalinya sejak mencatat sejarah sebagai petenis termuda yang meraih Career Grand Slam, Alcaraz dipaksa bekerja keras saat menghadapi petenis Prancis Arthur Rinderknech. Duel berdurasi 1 jam 47 menit tersebut berakhir dengan kemenangan Alcaraz dua set langsung, 6-4, 7-6, setelah ia melewati set kedua yang berlangsung ketat hingga babak tiebreak.

Pada set kedua, Alcaraz bahkan harus menyelamatkan dua peluang set point sebelum akhirnya mengunci kemenangan. Hasil ini menandai kemenangan ke-150 Alcaraz di turnamen lapangan keras, sekaligus memperpanjang catatan sempurnanya menjadi 8-0 di awal musim 2026.

“Pertandingannya sangat sulit,” ujar Alcaraz seusai laga. “Arthur adalah lawan yang berbahaya dan tidak pernah mudah dihadapi, apalagi di babak pertama. Saya senang dengan level permainan saya, terutama karena bisa tetap tenang dan positif saat berada dalam situasi sulit.”

Petenis berusia 22 tahun itu kembali memperlihatkan variasi permainan yang memukau. Salah satu sorotan datang dari sentuhan halus di depan net, termasuk sejumlah drop volley khasnya. Di set pertama, Alcaraz mencatatkan tiga winner impresif dari area tersebut dan memenangkan sekitar 76 persen poin saat maju ke net.

Rinderknech meningkatkan agresivitasnya pada set kedua dengan servis yang lebih efektif, memaksa laga ditentukan lewat tiebreak. Namun, momentum tersebut tak bertahan lama setelah Alcaraz kembali menunjukkan fokus dan ketenangan untuk mencatatkan kemenangan tiebreak keempat secara beruntun atas lawan yang sama.

Pekan ini, Alcaraz berambisi melampaui pencapaiannya pada edisi sebelumnya di Doha, di mana ia harus tersingkir di perempat final oleh Jiri Lehecka. Pada babak kedua, ia dijadwalkan bertemu petenis Prancis lainnya, Valentin Royer.

Peluang bertemunya Alcaraz dengan rival beratnya, Jannik Sinner, di partai puncak pun mulai mencuri perhatian. Jika terjadi, final tersebut akan menjadi pertemuan ke-17 dalam rivalitas keduanya yang selalu dinanti penggemar tenis dunia.

Di sektor lain, Karen Khachanov, juara Qatar Open 2024, melangkah ke babak berikutnya usai menyingkirkan Shintaro Mochizuki dalam laga tiga set. Ia berpotensi menjadi lawan Alcaraz di perempat final.

Sementara itu, juara bertahan Andrey Rublev membuka turnamen dengan kemenangan straight set atas Jesper de Jong dan akan berhadapan dengan Fabian Marozsan di babak kedua.

Nama lain yang ikut melaju adalah Stefanos Tsitsipas, yang mengalahkan petenis Tunisia Moez Echargui. Di babak berikutnya, Tsitsipas akan menghadapi juara Qatar Open 2023, Daniil Medvedev, dalam duel yang mempertemukan dua rival dengan catatan head to head yang sejauh ini masih berpihak pada Medvedev.

Dengan kemenangan pembuka yang penuh tantangan, Alcaraz mengirim sinyal kuat bahwa ia siap bersaing hingga akhir di Doha, sekaligus membidik gelar penting pada awal musim yang padat persaingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *