SportsBook.co.id, Medan – Kekecewaan masih menyelimuti kubu Juventus setelah tersingkir secara dramatis dari ajang Liga Champions musim ini. CEO klub, Damien Comolli, akhirnya menyampaikan pandangannya terkait hasil pahit yang dialami timnya saat menghadapi Galatasaray.
Dalam forum Financial Times Football Summit, Comolli mengungkapkan bahwa kekalahan tersebut meninggalkan luka mendalam. Ia bahkan menyebut momen itu akan terus membekas dalam ingatannya untuk waktu yang lama.
Sorotan utamanya tertuju pada keputusan wasit yang mengganjar Lloyd Kelly dengan kartu merah. Menurutnya, insiden tersebut menjadi titik balik yang menghancurkan peluang Juventus untuk menyelesaikan misi comeback.
Kritik Terhadap Penunjukan Wasit
Comolli secara terbuka mempertanyakan keputusan penunjukan wasit dalam pertandingan sepenting itu. Ia menilai pengalaman sang pengadil lapangan belum memadai untuk memimpin laga dengan tekanan tinggi seperti babak gugur Liga Champions.
Menurutnya, keputusan kartu merah terhadap Kelly sangat merugikan dan sulit diterima. Ia merasa insiden tersebut menjadi faktor krusial yang mengubah arah pertandingan dan menggagalkan ambisi Juventus di kompetisi Eropa.
Comolli juga menyinggung minimnya jam terbang wasit tersebut di Liga Champions. Baginya, pertandingan besar seharusnya dipimpin oleh sosok dengan pengalaman yang lebih matang.
Rasa Sakit yang Membekas
Kegagalan ini, menurut Comolli, bukan sekadar kekalahan biasa. Ia menilai dampaknya akan terasa dalam jangka panjang, baik bagi manajemen maupun para pemain.
Ia mengakui bahwa ekspektasi tinggi dari para pendukung membuat rasa kecewa semakin dalam. Proses untuk melupakan pertandingan tersebut diyakini tidak akan mudah.
Bagi petinggi Juventus itu, hasil laga tersebut akan terus dikenang sebagai salah satu momen paling menyakitkan dalam perjalanan klub di kompetisi Eropa musim ini.












