Sportsbook.co.id, Jakarta -Perjalanan karier Dennis Schroder di NBA kembali berlanjut ke babak baru. Guard asal Jerman tersebut kembali berpindah tim, menandai kali kedelapan dirinya terlibat dalam skema pertukaran pemain. Teranyar, Sacramento Kings melepas Schroder dalam transaksi tiga tim yang juga melibatkan Chicago Bulls dan Cleveland Cavaliers.
Dengan jumlah pertukaran tersebut, Schroder kini menempati posisi kedua sebagai pemain NBA yang paling sering ditukar sepanjang sejarah liga. Rekor tertinggi masih dipegang oleh Trevor Ariza yang tercatat 11 kali berpindah tim. Schroder juga semakin mendekati Ish Smith, yang sempat membela 13 tim berbeda selama kariernya.
Dalam kesepakatan ini, Cavaliers mengirim De’Andre Hunter ke Sacramento. Sebagai gantinya, Cleveland memperoleh Dennis Schroder serta Keon Ellis. Chicago Bulls turut ambil bagian dengan mendapatkan Dario Saric dan dua hak pilih ronde kedua dari Kings.
Langkah Cavaliers mendatangkan Schroder dan Ellis memberi tambahan kedalaman di posisi point guard, sekaligus menghadirkan salah satu pemain bertahan perimeter terbaik yang tersedia di pasar. Selain itu, Cleveland memanfaatkan slot gaji Hunter untuk menghemat pengeluaran, dengan pengurangan beban pajak hingga sekitar 50 juta dolar AS—menurunkan total tagihan dari 164 juta menjadi 120 juta dolar AS.
Sementara itu, Kings mendapatkan De’Andre Hunter, pemain sayap berpengalaman berlabel 3-and-D yang masih terikat kontrak hingga musim depan. Kehadiran Hunter memberi Sacramento fleksibilitas dalam meracik susunan pemain, termasuk membuka ruang untuk mengonversi kontrak Dyan Cardwell menjadi kontrak standar NBA.
Bagi Schroder sendiri, pertukaran ini membuatnya kini membela tim ke-11 dalam 13 musim kariernya di NBA. Ia juga belum pernah bertahan lebih dari dua musim di satu tim dalam delapan musim terakhir, setelah sebelumnya menghabiskan lima musim bersama Atlanta Hawks.
Schroder masuk NBA sebagai pilihan ke-17 pada NBA Draft 2013. Lima musim awalnya bersama Hawks berjalan cukup solid, dengan rata-rata 12,9 poin, 2,5 rebound, dan 4,8 assist per pertandingan. Atlanta kemudian melepasnya ke Oklahoma City Thunder pada bursa transfer musim panas 2018.
Sejak saat itu, perjalanan Schroder terus berlanjut melalui sejumlah tim besar, mulai dari Los Angeles Lakers, Boston Celtics, Houston Rockets, Toronto Raptors, Brooklyn Nets, Golden State Warriors, Detroit Pistons, hingga akhirnya berlabuh di Sacramento Kings.
Enam bulan lalu, Pistons mengirim Schroder ke Kings melalui skema sign-and-trade. Pada musim ini, peraih gelar MVP Piala Dunia FIBA 2023 tersebut tampil dalam 40 pertandingan bersama Sacramento dengan kontribusi rata-rata 12,8 poin, 3,1 rebound, dan 5,3 assist per gim, serta akurasi tembakan 40 persen.
Schroder sendiri bergabung dengan Kings pada musim panas lalu dengan menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun senilai total 44,4 juta dolar AS.












