SportsBook.co.id, Medan – Barcelona hampir mencetak comeback spektakuler saat menjamu Atletico Madrid di leg kedua semifinal Copa del Rey. Namun, meski menang 3-0 di Camp Nou, mereka tetap gagal lolos ke final karena kalah agregat 3-4.
Dua gol dari Marc Bernal dan satu penalti sukses Raphinha sempat membangkitkan harapan suporter tuan rumah. Sayangnya, upaya untuk mencetak gol keempat agar memaksa perpanjangan waktu tak kunjung tercapai, meski tekanan terus diberikan hingga menit akhir.
Atletico Madrid, yang membawa kemenangan 4-0 dari leg pertama, berhasil mempertahankan keunggulan dan memastikan tempat di final. Mereka akan menunggu pemenang antara Real Sociedad dan Athletic Club untuk menentukan lawan di partai puncak.
Barcelona Berusaha Bangkit, Tapi Beban Terlalu Berat
Setelah kalah telak 0-4 di leg pertama, Barcelona datang ke Camp Nou dengan tugas berat. Untuk mempertahankan gelar Copa del Rey yang sudah mereka raih 32 kali, tim asuhan Hansi Flick butuh performa hampir sempurna.
Sejak menit awal, Barcelona langsung menekan dan mencoba menembus pertahanan Atletico. Raphinha sempat nyaris membuka skor, tetapi tendangannya mengenai sisi luar gawang, hasil dari pressing tinggi yang menyulitkan Atletico berkembang.
Ferran Torres beberapa kali mencoba peluangnya, sebelum Alejandro Balde yang masuk menggantikan Jules Kounde yang cedera ikut mengancam gawang Juan Musso.
Gol pertama baru tercipta pada menit ke-29, berkat aksi apik Lamine Yamal di sisi kiri yang memberi ruang bagi Bernal untuk mencetak gol tanpa pengawalan. Gol ini membangkitkan semangat Camp Nou, mengingat Barcelona pernah menyingkirkan Atletico di semifinal musim lalu sebelum menjadi juara. Namun kali ini, mereka membutuhkan lebih dari sekadar motivasi untuk membalikkan keadaan.
Penalti Raphinha dan Hat-trick Bernal Tak Cukup
Atletico sempat memberikan ancaman melalui Antoine Griezmann, yang mengenai tiang sebelum dinyatakan offside. Ademola Lookman juga memperoleh peluang, tetapi tendangannya meleset.
Menjelang babak pertama usai, Pedri dijatuhkan di kotak penalti oleh Clement Lenglet, dan Raphinha berhasil mengeksekusi penalti dengan tenang, memperkecil defisit agregat.
Di babak kedua, Julian Alvarez hampir menambah tekanan bagi Barcelona, memaksa kiper Joan Garcia melakukan penyelamatan penting. Namun Bernal kembali mencuri perhatian dengan gol ketiganya malam itu memanfaatkan umpan Joao Cancelo, sekaligus menjadi gol keempatnya dalam empat pertandingan terakhir.
Marcus Rashford dimasukkan dari bangku cadangan saat Barcelona terus mencari gol tambahan. Meski tekanan terus diberikan, peluang terbaik hanya datang dari tendangan melengkung Gerard Martin yang tipis melambung di atas mistar, memastikan Atletico tetap bertahan dan melaju ke final.
Dengan demikian, Barcelona tersingkir secara dramatis, menang 3-0, namun tetap gagal mencapai final Copa del Rey.
Statistik Pertandingan
| Statistik | Barcelona | Atletico Madrid |
|---|---|---|
| Tembakan | 21 | 7 |
| Tembakan tepat sasaran | 9 | 2 |
| Penguasaan bola | 71% | 29% |
| Operan | 616 | 212 |
| Akurasi operan | 90% | 74% |
| Pelanggaran | 9 | 7 |
| Offside | 3 | 4 |
| Kartu kuning | 3 | 1 |
| Kartu merah | 0 | 0 |
| Tendangan sudut | 15 | 0 |
Susunan Pemain
Barcelona (4-2-3-1): Joan Garcia; Joao Cancelo, Gerard Martin, Pau Cubarsi, Jules Kounde; Pedri, Marc Bernal; Raphinha, Fermin Lopez, Lamine Yamal; Ferran Torres.
Atletico Madrid (4-4-2): Juan Musso; Matteo Ruggeri, David Hancko, Marc Pubill, Marcos Llorente; Ademola Lookman, Koke, Johnny Cardoso, Giuliano Simeone; Julian Alvarez, Antoine Griezmann.












