SportsBook.co.id, Jakarta – Kejayaan Golden State Warriors yang pernah mendominasi NBA kini perlahan meredup. Dinasti yang dibangun selama hampir satu dekade terakhir disebut sudah tidak lagi berada di puncak performa. Situasi ini semakin disorot usai munculnya gesekan antara pelatih Steve Kerr dan Draymond Green, meski keduanya telah menyelesaikan masalah tersebut secara internal.
Namun, insiden itu justru membuka diskusi lebih luas mengenai kondisi Warriors saat ini. Dalam pertemuannya dengan media di Chase Center, San Francisco, pada 24 Desember lalu, Kerr secara terbuka mengakui bahwa era dominasi timnya tidak lagi seperti dahulu.
Menurut Kerr, perjuangan Warriors saat ini memiliki nilai tersendiri. Ia menegaskan bahwa timnya sudah jauh berbeda dibandingkan skuad musim 2017 yang begitu superior di NBA. Saat pernyataan itu disampaikan, Warriors mencatatkan rekor seimbang 15 kemenangan dan 15 kekalahan.
Pandangan serupa juga disampaikan Draymond Green. Dalam acara The Draymond Green Show, forward veteran tersebut menyebut bahwa memudarnya dinasti Warriors merupakan realita yang tak bisa dihindari. Faktor usia pemain inti, hengkangnya beberapa pilar penting, serta proses regenerasi yang berjalan lambat menjadi alasan utama.
Green menyoroti usia para bintang utama Warriors yang kini sudah berada di tahap akhir karier. Stephen Curry telah memasuki musim ke-17, sementara dirinya berada di musim ke-14, dan Klay Thompson di musim ke-15. Meski demikian, Green menegaskan bahwa tujuan mereka saat ini adalah mencari cara untuk memperpanjang daya saing tim selama mungkin.
Golden State terakhir kali mengangkat trofi NBA pada 2022. Sebelumnya, mereka meraih tiga gelar juara dalam kurun lima tahun dan tampil di Final NBA selama lima musim berturut-turut, sebuah pencapaian yang menegaskan dominasi mereka kala itu.
Pasca gelar 2022, Warriors belum kembali menembus Final Wilayah Barat. Bahkan pada musim 2024, mereka gagal melangkah ke babak playoff. Hingga kini, posisi Warriors masih berkutat di papan tengah klasemen dengan catatan 17 kemenangan dan 16 kekalahan.
Dari skuad inti saat mencatatkan rekor fenomenal 67-15, hanya Stephen Curry dan Draymond Green yang masih bertahan. Kehadiran Jimmy Butler memang memberi tambahan tenaga, namun belum cukup untuk mengangkat Warriors menjadi penantang serius di Wilayah Barat.
Di sisi lain, masa depan Steve Kerr juga menjadi tanda tanya. Pelatih berpengalaman tersebut kini memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Warriors. Kerr memilih enggan membahas kelanjutan kariernya dan menegaskan fokus penuh pada musim berjalan, sebuah sikap yang memunculkan spekulasi bahwa musim ini bisa menjadi yang terakhir baginya di Golden State.












