Dua Rival di Papan Bawah Sudah Bergeliat, Milomir Seslija Mengaku Persis Terkendala Merekrut Amunisi Baru

Pelatih Persis Solo akui waktu singkat dan posisi tim di papan bawah menyulitkan proses perekrutan pemain baru

SportsBook.co.id, Medan Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengungkapkan adanya sejumlah hambatan yang berpotensi menyulitkan timnya dalam mendatangkan pemain anyar pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.

Hingga kini, Persis Solo memang belum menunjukkan aktivitas berarti di pasar transfer. Situasi ini kontras dengan dua rival mereka di zona bawah klasemen, Semen Padang dan Persijap Jepara, yang sudah lebih dulu bergerak dengan merekrut pemain baru meski jendela transfer belum resmi dibuka.

Seslija memilih untuk tidak terburu-buru membahas rencana transfer. Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan dua laga sisa pada putaran pertama kompetisi. Ia juga menyarankan agar pertanyaan terkait rekrutmen pemain diarahkan langsung kepada pihak manajemen klub.

“Saat ini kami masih punya dua pertandingan penting di putaran pertama. Saya belum bisa menyampaikan apa pun terkait transfer. Untuk hal tersebut, silakan tanyakan kepada manajemen,” ujar Seslija.

Sementara Persis masih menahan diri, dua pesaingnya justru sudah memanaskan bursa. Semen Padang telah mendatangkan tiga pemain asing, yakni Kianz Froese, Ravy Tsouka, dan Boubakary Diarra. Di sisi lain, Persijap Jepara memperkuat skuadnya dengan merekrut Aly Ndom serta Borja Herrera.

Seslija mengakui bahwa situasi tersebut menambah tantangan bagi Persis Solo. Ia menilai waktu persiapan menuju putaran kedua sangat terbatas, jauh lebih singkat dibanding pengalamannya sebelumnya bersama klub yang sama.

“Jarak antara putaran pertama dan kedua musim ini sangat pendek, hanya sekitar 12 hari. Dulu, saya pernah memiliki waktu hingga satu bulan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan tim,” jelas pelatih berusia 61 tahun itu.

Selain faktor waktu, kondisi Persis yang masih berjuang di papan bawah juga menjadi kendala tersendiri. Seslija menilai tidak mudah meyakinkan pemain untuk bergabung, terlebih dengan durasi kontrak yang relatif singkat, hanya sekitar lima bulan.

“Banyak pemain ragu bergabung dengan tim yang sedang berjuang menghindari degradasi, apalagi dengan kontrak jangka pendek. Ini menjadi tantangan besar bagi kami,” tambahnya.

Meski demikian, Seslija tetap menyimpan optimisme. Ia berharap Persis Solo tetap bisa mendatangkan pemain yang sesuai kebutuhan tim demi memperbaiki performa di putaran kedua. Jika proses rekrutmen berjalan lancar, ia memastikan informasi tersebut akan segera disampaikan kepada publik.

“Mencari pemain di tengah musim memang sulit, tetapi saya berharap kami bisa menemukan solusi. Jika sudah ada pemain baru yang bergabung, tentu kami akan mengabarkannya,” tutup Seslija.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *