Sportsbook.co.id, Jakarta -Ducati dikenal sebagai pabrikan dengan jumlah pembalap terbanyak di lintasan MotoGP. Namun, Franco Morbidelli harus menjalani sesi tes pramusim MotoGP di Sepang dengan situasi yang cukup berbeda. Selama tiga hari pengujian kolektif, Morbidelli praktis bekerja sendiri karena Fermin Aldeguer absen akibat cedera. Sementara itu, empat pembalap Ducati lainnya telah menggunakan motor Desmosedici GP26, membuat pembalap asal Roma yang kini menetap di Tavullia tersebut menjadi satu-satunya rider yang menunggangi versi generasi sebelumnya.
Meski demikian, pembalap Pertamina Enduro VR46 tersebut merasa puas dengan hasil kerja yang ia lakukan. Pada hari terakhir pengujian, Morbidelli berhasil menempati posisi keenam dan berada di peringkat ketujuh dalam catatan waktu keseluruhan selama tiga hari. Ia mencatat selisih 728 milidetik dari Alex Marquez yang menjadi pembalap tercepat dengan waktu 1 menit 56,402 detik.
Morbidelli menyebut tiga hari pengujian tersebut berjalan sangat intens, tetapi sangat penting untuk membantunya menyesuaikan diri dengan paket motor terbaru sekaligus mengembalikan ritme balapnya di MotoGP. Ia menilai perkembangan performanya meningkat setiap hari, sehingga memberikan rasa optimisme.
Ia juga menjelaskan bahwa tim terus bekerja menyesuaikan performa motor berdasarkan masukan dan perasaannya saat berkendara. Meskipun paket motor Ducati lain berbeda, Morbidelli melihat adanya area tertentu di mana motor rival lebih unggul, tetapi juga terdapat sektor di mana ia mampu tampil lebih cepat. Menurutnya, peningkatan performa bisa dilakukan selama pembalap merasa cocok dengan karakter motor yang digunakan.
Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran bahwa transisi dari GP24 ke GP25 bisa menimbulkan kesulitan tambahan, terutama setelah pengalaman yang dialami Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio musim lalu. Namun, Morbidelli mengungkapkan bahwa Ducati telah memberikan beberapa pembaruan pada motornya, sehingga performanya kini lebih mendekati spesifikasi GP26.
Ia menilai peningkatan tersebut cukup signifikan, mengingat pada musim sebelumnya ia hampir tidak menerima pengembangan dibandingkan motor tahun 2024. Dengan adanya pembaruan terbaru, Morbidelli merasa berada dalam posisi yang lebih kompetitif.
Saat ditanya apakah ia sudah menemukan solusi atas kendala yang dihadapi musim lalu, Morbidelli mengakui bahwa proses pengembangan masih berlangsung. Ia menyebut selisih waktu sekitar empat setengah persepuluh detik dari pembalap terdepan masih belum sesuai targetnya, sehingga tim harus terus bekerja keras untuk memperkecil jarak tersebut.












