SportsBook.co.id, Jakarta -Mantan petinggi tim LCR Honda, Oscar Haro, menilai Ducati Lenovo akan melakukan segala cara untuk mempertahankan Marc Marquez dalam jangka panjang. Pembalap asal Spanyol itu saat ini masih terikat kontrak bersama tim pabrikan Italia tersebut hingga berakhirnya musim MotoGP 2026.
Marc Marquez diketahui kembali ke puncak kejayaan dengan merebut gelar juara dunia MotoGP 2025. Prestasi itu menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya ia menjadi kampiun kelas utama bersama Ducati.
Ducati Jadikan Marc Marquez Prioritas Utama
Menurut Oscar Haro, Ducati tidak berada dalam posisi untuk melepas sosok sekelas Marc Marquez. Ia menilai pabrikan asal Borgo Panigale itu akan menjadikan Marquez sebagai pusat proyek tim dalam beberapa tahun ke depan.
“Ducati akan mempertahankan Marc Márquez dengan komitmen penuh. Bahkan jika suatu hari pembalap seperti Pedro Acosta ingin menjadi tandemnya, keputusan akhir tetap berada di tangan Marc,” ujar Haro, dikutip dari Motosan, Rabu (31/12/2025).
Dengan statusnya sebagai juara dunia tujuh kali MotoGP, Marc Marquez disebut memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah tim, termasuk soal komposisi pembalap Ducati Lenovo.
Fokus Pemulihan Demi Dominasi MotoGP 2026
Di sisi lain, Oscar Haro menilai Marc Marquez saat ini belum memikirkan masa depan terlalu jauh. Fokus utama sang juara dunia adalah memulihkan kondisi fisiknya setelah mengalami insiden dengan Marco Bezzecchi pada MotoGP Mandalika.
“Setelah menjadi juara, Marc mengatakan ingin memastikan dirinya benar-benar pulih sebelum mengambil keputusan apa pun,” ungkap Haro menirukan pernyataan Marquez.
Saat ini, seluruh pembalap MotoGP tengah menikmati masa libur musim dingin. Agenda balap baru akan kembali bergulir melalui tes pramusim di Malaysia pada 3–5 Februari 2026, dilanjutkan dengan tes di Thailand pada 21–22 Februari 2026.
Jika Marc Marquez harus melewatkan dua agenda penting tersebut, ia diprediksi membutuhkan kerja keras ekstra untuk mempertahankan gelarnya musim depan. Oleh karena itu, kesiapan fisiknya menjadi sorotan utama menjelang MotoGP 2026.
Musim 2026 juga akan menjadi penutup era mesin 1000 cc di MotoGP. Mulai 2027, regulasi baru diberlakukan dengan kapasitas mesin dipangkas menjadi 850 cc, menjadikan musim depan sebagai fase krusial bagi seluruh tim dan pembalap.












