SportsBook.co.id, Lombok – : Arsenal kembali dihadapkan pada masalah klasik jelang paruh kedua musim. Rentetan cedera pemain membuat stabilitas skuad terganggu, sehingga manajemen klub mulai mempertimbangkan langkah strategis di bursa transfer Januari.
Walau sudah berinvestasi besar pada jendela transfer musim panas, persoalan ketersediaan pemain masih menjadi tantangan utama. Absennya sejumlah pilar penting memaksa tim pelatih bekerja ekstra dalam menjaga keseimbangan dan rotasi tim.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tidak menutup mata terhadap situasi tersebut. Ia menegaskan klub terus memantau perkembangan pasar transfer sembari melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi skuad yang ada.
Arsenal tercatat menghabiskan dana sekitar 267 juta poundsterling pada musim panas lalu. Namun, masalah cedera belum juga mereda. Ben White, Kai Havertz, Riccardo Calafiori, bersama beberapa pemain lain masih harus menjalani pemulihan.
Sepanjang musim berjalan, Arteta juga sempat kehilangan sejumlah nama penting seperti William Saliba, Gabriel Jesus, Gabriel Magalhaes, dan Bukayo Saka di periode yang berbeda. Kondisi ini membuat perencanaan tim kerap berubah dan sulit konsisten.
Arteta menekankan bahwa ketersediaan pemain di setiap sektor menjadi aspek krusial. Menurutnya, kedalaman skuad akan sangat menentukan kemampuan tim menghadapi jadwal padat dan tekanan kompetisi.
“Kami harus benar-benar memahami situasi dan estimasi waktu kembalinya para pemain. Dari lini belakang hingga lini depan, kedalaman seperti itulah yang kami butuhkan,” ujar Arteta kepada awak media.
“Idealnya, kami ingin berada dalam kondisi yang lebih baik. Cedera memang tidak selalu bisa dihindari, tetapi jumlahnya musim ini melebihi perkiraan. Ketersediaan pemain akan sangat memengaruhi perjalanan kami,” tambahnya.
Bursa Januari di Antara Kebutuhan dan Kenyataan
Sejak ditunjuk sebagai manajer pada Desember 2019, Arteta telah memimpin Arsenal menggelontorkan dana mendekati satu miliar poundsterling untuk merekrut pemain. Namun, pencapaian trofi masih terbatas pada Piala FA dan Community Shield.
Meski saat ini Arsenal berada di posisi teratas klasemen, selisih poin dengan para pesaing terdekat masih sangat tipis. Situasi tersebut membuat kemungkinan aktivitas keluar-masuk pemain pada Januari tetap terbuka.
“Bursa transfer itu ada, dan sebagai Arsenal kami harus meninjaunya. Pertanyaannya selalu, apa yang benar-benar kami butuhkan?” kata Arteta.
“Apakah itu bisa terwujud atau tidak, itu hal lain. Tugas kami adalah selalu siap karena banyak hal bisa terjadi. Kami mengevaluasi semua kemungkinan, termasuk jika ada pemain yang pergi,” lanjutnya.
Arteta juga menyebutkan bahwa proses pemantauan pasar dilakukan bersama direktur olahraga Andrea Berta. Keputusan akhir, menurutnya, akan sangat bergantung pada kondisi individu pemain serta peluang terbaik bagi klub.
Tantangan Penutup Tahun Menunggu
Arsenal dijadwalkan menutup tahun 2025 dengan pertandingan penting menghadapi Aston Villa di Emirates Stadium. Villa hanya berjarak tiga poin dan sempat menaklukkan Arsenal di Villa Park awal bulan ini.
Jika Aston Villa kembali meraih kemenangan, kedua tim akan memiliki poin yang sama, membuka peluang bagi Manchester City untuk mengambil alih puncak klasemen bila meraih hasil maksimal. Sebaliknya, kemenangan Arsenal akan menjadi sinyal kuat dalam persaingan gelar.
Di tengah tekanan tersebut, kebijakan Arsenal pada bursa transfer Januari berpotensi memainkan peran besar. Arteta menegaskan klub siap mengambil langkah yang diperlukan demi menjaga peluang juara tetap terbuka.












